26.6 C
Indonesia
18/08/2019
Home ยป Bangun MRO di Batam, Garuda Indonesia Bakal Jalani Kerjasama dengan Lion Air
BP Batam Ekonomi Featured Headline kepri nasional PERISTIWA

Bangun MRO di Batam, Garuda Indonesia Bakal Jalani Kerjasama dengan Lion Air

hosting indonesia

IDNNews.id, Batam – Pengembangan industri penerbangan di Batam kian diminati. Setelah sebelumnya Lion Air Group telah hadir dengan unit maintenance, repair, and overhaul (MRO) seluas sekitar 12 hektar di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam di Kecamatan Nongsa, kali ini perusahaan penerbangan plat merah Garuda Indonesia ikut terlibat dalam pengembangan kawasan MRO di Batam.

Hal tersebut akan terlihat dalam peletakan batu pertama pembangunan hanggar yang disejalankan dengan perjanjian kerjasama yang akan dilakukan oleh Garuda Indonesia dan Lion Air pada Rabu (14/8/2019) mendatang.

suwarso
Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso

“Iya peletakan batu pertamanya akan dilakukan pada besok. Direncanakan akan dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta sejumlah tamu khusus lainnya,”jelas Suwarso, Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam saat ditemui IDNNews.id, Selasa (13/8/2019) pagi.

Dengan adanya peletakan batu pertama ini, tambahnya, maka menjadi total keseluruhan mencapai 24 hektar area yang ada.

“Nantinya, kerjasama antara Garuda Indonesia dan Lion Air ini, dikabarkan akan memiliki MRO dengan spesifikasi yang berbeda. Mungkin Lion Air akan khusus di mesin Boeing saja, sementara Garuda Indonesia fokus di mesin Airbus. Sehingga satu kawasan ada dua spesifikasi dan fungsi yang berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady menuturkan, rencana tersebut sudah mendapat lampu hijau. Pada prosesnya, kehadiran Garuda Indonesia di Batam yang akan segera diresmikan ini, dalam bentuk kerja sama antara Garuda Indonesia dengan Lion Group, dimana MRO Lion akan dikembangkan lagi menjadi dua kali lebih besar.

“Akan ada pembangunan hanggar lagi yang lebih besar dari sekarang. Pada prinsipnya tetap menggunakan nama MRO Lion, pembangunan hanggarnya akan ditambah melalui kerja sama keduanya,” kata Edy.

Untuk teknis di lapangan sendiri, tambahnya, kedua perusahaan ini akan berbagi tugas, Lion Air Group akan menangani perawatan pesawat jenis Boeing, baik itu pesawat milik maskapai Lion Group sendiri maupun milik Garuda Indonesia. Sementara Garuda Indonesia sendiri akan menangani perawatan pesawat jenis Airbus.

“Saya senang di sana juga akan dibangun sekolah vokasi, artinya akan menghasilkan SDM dengan kemampuan dibidang penerbangan dari Batam,” kata Edy lagi.

Rencana kerja sama antara Garuda Indonesia dengan Lion Group perihal pengembangan MRO di Batam ini sejatinya sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan.

A Boeing 737-900ER aircraft operated by PT Lion Mentari Airlines (Lion Air), stands at the company’s new Batam Aero Technic aircraft maintenance, repair and overhaul (MRO) facility in Batam, Indonesia, on Monday, Jan. 27, 2014. The Batam MRO facility, which opened the first of four hangars today, will work on aircraft from Lion Group and its overseas affiliates, as well as aircraft from third-party customers. Photographer: Bryan van der Beek/Bloomberg

Meskipun baru bisa terealisasi tahun 2019 ini, Edy mengaku senang dan berharap kerja sama tersebut bisa berjalan baik dan berkembang untuk mendukung perkembangan industri penerbangan di Indonesia.

Rencana pengembangan tersebut, berbanding lurus dengan upaya yang telah dilakukan salah satu perguruan tinggi di Batam, Politeknik Negeri Batam (Poli Batam) yang sebelumnya menjadi kampus politeknik pertama di Indonesia yang memiliki bangunan hanggar perawatan pesawat. (Iman Suryanto)

Berita Terkait