25.9 C
Indonesia
25/08/2019
Home ยป Benny Andrianto: Kelangsungan Air Baku hingga 50 Tahun di Batam Jadi ‘Konsen’ ATB
ATB Ekonomi Featured Headline nasional

Benny Andrianto: Kelangsungan Air Baku hingga 50 Tahun di Batam Jadi ‘Konsen’ ATB

Presiden Direktur ATB Benny Andrianto

IDNNews.id, Batam – Menjelang berakhirnya perjanjian konsesi 25 tahun antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dengan PT Adhya Tirta Batam (ATB) dalam pengelolaan air bersih di Batam, hingga saat ini belum diketahui secara pasti siapakah perusahaan yang akan melanjutkan ‘tongkat estafet’ tersebut.

Mengingat, masa berakhirnya konsesi ATB akan berakhir di 2020 mendatang. Meski demikian, sejumalah perusahaan pengelolaan air baik dari dalam maupun luar negeri sebelumnya diketahui tertarik untuk mengikuti tender tersebut. Salah satunya ATB sendiri.

ATB melalui Presiden Direkturnya, Benny Andrianto mengakui perjanjian konsesi akan berakhir pada November 2020 mendatang. Dan sejauh ini dari BP Batam belum membentuk atau memberikan statment yang jelas akan seperti apa pengakhiran konsesi ini.

Presiden Direktur ATB Benny Andrianto
Presiden Direktur ATB Benny Andrianto

“Belum ada statment dari BP Batam akan seperti apa pengakhiran konsesinya. Karena suka tidak suka, pada November 2020 mendatang, mesti harus diakhirnya,” jelas Benny saat ditemui awak media disela-sela buka puasa bersama di Aston Hotel beberapa waktu lalu.

Namun demikian, tambahnya, yang perlu dipikirkan bersama adalah pemerintah seharusnya sudah memikirkan pasca-2020-nya akan seperti apa.

“Dan inilah pesan yang ingin saya sampaikan kepada Pemerintah baik itu kepada BP Batam maupun Pemko Batam. Bagaimana memikirkan kelangsungan hidup melalui ketersedian air baku di Kota Batam hingga paling lama 50 tahun mendatang,” jelasnya.

Ia pun mengakui saat ini masih ada sekitar 2.000-an pelanggan ATB belum teraliri selama 24 jam, khususnya di daerah-daerah krisis air. Namun demikian, bagi ATB yang sudah memiliki teknologi yang mumpuni sebetulnya bukan isu-isu baru.

“Kita juga sadar, saat ini masih ada 2.000 dari total 280 Ribuan pelanggan yang belum mendapatkan air selama 24 jam. Dan jika nanti ATB masih dipercaya untuk melanjutkannya, percayalah itu bukan isu besar. Karena hal tersebut tidak terlalu sulit bagi ATB,” jelas Benny. (Iman Suryanto)

DomaiNesia

Berita Terkait