27.1 C
Indonesia
July 22, 2019
Home » Blog » Beton Bekisting Tiang Proyek Tol BORR Roboh, Ini Penjelasan Jasa Marga
nasional

Beton Bekisting Tiang Proyek Tol BORR Roboh, Ini Penjelasan Jasa Marga

hosting indonesia

IDNnews.id, Bogor – Tiang pancang Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A tepatnya di P10 jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor, Jawa Barat, ambruk saat pengecoran pada Rabu pagi (10/7).
Akibat material pekerjaan tiang pancang yang menutupi badan jalan Sholeh Iskandar, dikutip Antara, arus lalu lintas di kedua arah mengalami kemacetan sehingga kendaraan dialihkan ke Jalan Semplak Kota Bogor.

Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan yang menuju arah Parung ke Simpang Yasmin lalu ke Simpang Semplak atau Atang Sanjaya, begitu juga sebaliknya.

“Kami menargetkan siang hari ini arus lalu lintas diupayakan dapat berfungsi normal kembali,” kata Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Hendro Atmodjo, Rabu (10/7) dikutip dari rilis Jasa Marga.

Ia mengemukakan MSJ pada hari ini (10/7), sekitar pukul 05.15 WIB melakukan pengecoran beton di lokasi proyek Jalan Tol BRR Seksi 3A (simpang Yasmin- simpang Semplak) arah menuju Parung tepatnya di Pier 10, di depan Perumahan Taman Sari Persada Kota Bogor.

Pada saat proses pengecoran beton berjalan, balok penyangga atau formwork (pier head) tidak kuat sehingga melengkung dan mengakibatkan beton tumpah ke jalan arteri di bawahnya.

“Kejadian tersebut terjadi saat pengecoran pada truck mixer yang ke-22 dari total rencana 25 truck mixer. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebanyak dua orang pekerja mengalami luka ringan akibat material dan saat ini sudah dalam perawatan,” jelas Hendro.

Demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, pihak PT MSJ telah menghentikan pekerjaan sementara untuk mengevaluasi metode pelaksanaan proyek secara menyeluruh bersama Kontraktor PT PP (Persero) Tbk dan Konsultan PT Indec KSO, agar kejadian yang sama tidak terjadi di waktu mendatang.

Untuk mengidentifikasi lebih lanjut penyebab terjadinya insiden ini, tim Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) akan melakukan peninjauan ke lokasi proyek.

KKJTJ akan melakukan penelitian dan mengevaluasi penyebab kejadian ini. Nantinya hasil evaluasi tersebut akan diaplikasikan dalam metoda kerja, agar kejadian yang sama tidak akan terulang lagi.

Jasa Marga dan PT MSJ menyatakan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kejadian ini. Jasa Marga dan PT MSJ juga akan terus melakukan tindakan preventif dan korektif, dengan tetap mengedepankan unsur-unsur keselamatan dan kesehatan Kerja (K3), serta evaluasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Sumber:genpi