Block Chain Jadi Kunci Sukses Memenangi Persaingan Industri 4.0

IDNNews.id, Batam – Memenangi persaingan di era Industri 4.0, teknologi menjadi suatu keharusan dalam berbagai sektor. 

Dan hal ini jugalah yang dilakukan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Blockchain. Dimana Blockchain ini sendiri, pertama kali diimplementasikan pada tahun 2009, dan direvolusi dengan Blockchain 2.0 pada tahun 2014. 

Teknologi Blockchain ini sendiri terdiri dari blok yang menampung transaksi, di mana masing-masing blok saling terkait melalui kriptografi, sehingga membentuk jaringan. Dan semuanya ini kini berpusat di kota Batam, sehingga membuat kota berbentuk kalajengking dari udara ini menjadi pusat unggulan untuk block chain.

Khususnya untuk kemajuan layanan teknologi medis, digital Park hingga finansial area. Dan hal ini semua sesuai dengan visi dan misi dari rencana Pemerintah Pusat untuk menciptakan Batam sebagai pusat ekonomi medis dan digital. 

Sementara bagi perusahaan luar (baik investasi baru maupun yang sudah ada,red), Blockchain merupakan sebuah selling poin.

Sehingga Batam bisa dibilang memiliki keunggulan yang komperatif dari segi geografis hingga logistik. Sehingga Batam yang dikenal dari sisi FTZ hingga PLB kini menjadi lebih menarik dan menggairahkan oleh adanya Blockchain. 

“Inovasi yang  dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam ini, menjadi sebagai bentuk memajukan perekonomian yang ada di Batam. Sekaligus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) sehingga menjadi salah satu target yang digebrak untuk dikembangkan menghadapi teknologi 4.0,” jelas Kepala BP Batam Edy Putra Irawady saat ditemui awak media di Hotel Aston, Pelita, Batam, Selasa (20/8/2019) pagi.

Dan hal ini juga, tambahnya, menjadi sebuah selling poin bagi New Come Entrance. Tapi bagi yang sudah ada ini adalah inovasi. Itu kelebihannnya. Oleh karena itu, komitmen investasi yang baru akan masuk akan tercapai.

“Dan saya sangat yakin dan optimis. terlebih lagi Presiden Jokowi juga mengatakan untuk mendrive sunset industri. Dengan adanya Block Chain ini, setidaknya menunjukkan sekaligus bukti bahwa Light Touch mengatur tanpa menakutkan. jelasnya. (Iman Suryanto)

DomaiNesia

Berita Terkait