26.6 C
Indonesia
18/08/2019
Home ยป Diisukan Terjerat Narkoba. Jon Firman Pandu Sebut Dizalimi, Kapolres Solok: Itu Tidak Benar
Featured Headline PERISTIWA Sumbar

Diisukan Terjerat Narkoba. Jon Firman Pandu Sebut Dizalimi, Kapolres Solok: Itu Tidak Benar

Jon Firman Pandu
hosting indonesia

IDNNews.id, Solok – Adanya isu transaksi pembelian narkoba yang dilakukan oleh Anggota DPRD Solok Terpilih 2019-2024 Jon Firman Pandu (JFP), kepada tahanan berinisial RD di Polresta Solok dibantah keras oleh Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan.

Disela-sela gelar perkara pengungkapan kasus Curamor, Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan sekali lagi menegaskan bahwa kabar yang ‘dihembuskan’ sebuah media online tersebut adalah hoaks.

“Itu tidak benar, tahanan RD, tidak pernah memberikan keterangan kepada kami bahkan kepada media, bahwa JFP pernah membeli Shabu kepada pelaku,” tegasnya.

Bahkan saat beberapa media mempertanyakan hal itu kepada RD, dirinya tidak pernah memberikan keterangan kepada siapapun terhadap tudingan.

“Saya tidak pernah memberikan keterangan itu, baik kepihak polisi maupun kepada media,” Ucap RD singkat kepada awak media, Senin, (12/8/19).

Jon Firman Pandu
Jon Firman Pandu

Dalam pemberitaan tersebut, dikabarkan JFP pernah tertangkap disebut-sebut disinyalir menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Bahkan, tragisnya, ia dikatakan pernah tertangkap dan direhabilitasi. Bahkan JFP sangat sulit untuk diungkap, pasalnya walau beberapa kali terciduk ia selalu lolos dari tangkapan hukum.

“Saya dizalimi, ini benar-benar fitnah yang keji kepada saya dan sangat merugikan sekali. Pertanyaannya adalah, Kapan saya ditangkap dan kapan saya direhabiitasi,” sebut Jon Firman Pandu, Senin (12/08/19) kepada beberapa media.

Sebelum pemilihan legislatif berlangsung, semua bakal calon (balon) anggota DPRD yang ikut berkompetisi terlebih dahulu diperiksa kesehatan. “Kalau memang saya pengguna, tentu tidak akan bisa bertarung di Pileg,”jelasnya.

Ia pun menyebutkan akan menelusuri pemilik dan pengelola media online tersebut.

“Kita telusuri dulu, siapa pemilik atau pengelolanya sebelum mengambil tindakan hukum,”jelasnya.(Nofri G)