26.6 C
Indonesia
18/08/2019
Home ยป Dilarang Masuk, Dua Awak Media Nasional Bersitegang di DPRD Solok
Ekonomi Featured Headline kepri nasional PERISTIWA Sumbar

Dilarang Masuk, Dua Awak Media Nasional Bersitegang di DPRD Solok

hosting indonesia

IDNNews.id, Solok – Insiden tak mengenakan terjadi disela-sela pelantikan anggota DPRD Kabupaten Solok 2019-2024 pada Selasa (13/8/2019) pagi.

Pada momen tersebut, dua awak media terlihat bersitegang dengan sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan DPRD Solok, Sumatera Barat saat akan meliput pengucapan sumpah jabatan anggota DPRD tersebut di depan pintu masuk ruang sidang tersebut.

Dua awak media tersebut diketahui bernama Arset Kusnadi (SCTV) dan Bonar Harahap (Metro TV).

“Kami dilarang masuk dan dicekal mereka (PNS) yang berjaga di pintu masuk ruang pelantikan, bahkan kami sempat adu mulut tadi,” kata Bonar, yang diamini Arset.

Ia pun mengaku, sangat kecewa atas tidak diperbolehkan masuk dalam acara pelantikan anggota DPRD tersebut. Padahal menurutnya, hampir di setiap pelantikan wakil rakyat di daerah lain, tak pernah diperlakukan seperti ini. Bahkan pihaknya mengaku diundang dan ada tempat khusus untuk meliput.

“Baru kali inilah kami dilarang meliput. Di daerah lain kami diundang dan ada tempat khusus untuk ambil gambar,” tegas Bonar dengan wajah kecewa.

Ia pun mengaku telah mencoba mencoba menghubungi handphone para anggota DPRD untuk bertanya soal pelarangan tersebut namun tidak berhasil, karena HP mereka nonaktif.

Menanggapi hal tersebut, Plh Kabag Humas Pemkab Solok, Dafitrah mengakui adanya pelarangan tersebut. Dimana hal tersebut, sengaja dilakukan berdasarkan perintah dari Sekretariat Dewan, bahwa wartawan tidak boleh masuk ke dalam ruang pelantikan mengingat ruangan sidang sangat sempit.

“Kami hanya diperintahkan oleh pihak sekretariat dewan, agar media tidak boleh masuk, mengingat ruang sidang sempit. Kami hanya menjalankan tugas saja mas,” ujar Dafitrah saat dihubungi melalui ponselnya.

Diakui Dafitrah, memang dirinya sendiri yang melarangnya, namun saya diperintahkan dan tidak ada maksud lain.

“Namun pada akhirnya kami izinkan mereka masuk kok. Tapi memang sempat adu mulut dulu,”ucap Dafit. (Nofri Guntala)

Berita Terkait