25.7 C
Indonesia
23/08/2019
Home » India Lancarkan Serangan Udara ke Militan Kashmir di Pakistan
Internasional PERISTIWA

India Lancarkan Serangan Udara ke Militan Kashmir di Pakistan

IDNNews.id, India – India hari ini melancarkan serangan udara terhadap militan Kashmir di wilayah Pakistan setelah insiden bom bunuh diri belum lama ini yang menewaskan 46 tentara India di Distrik Pulwama, Kashmir. Pejabat tinggi India mengatakan serangan tersebut menargetkan kamp pelatihan Tentara Muhammad atau Jaish-e-Mohammad (JeM) di Balakot.

Dilansir dari BBC, Selasa (26/2), Pakistan mengatakan mengerahkan pesawat-pesawat tempur menanggapi serangan tersebut. Serangan ini menandakan eskalasi konflik antara dua negara tetangga yang memiliki senjata nuklir ini.

Ini adalah serangan udara pertama yang diluncurkan melintasi garis kontrol – perbatasan yang memisahkan Kashmir yang dikelola India dari Kashmir yang dikelola Pakistan – sejak perang antara kedua negara pada tahun 1971.

Baca juga : India Pakai Rudal Buatan Israel Gempur Militan di Pakistan

Sekretaris Menteri Luar Negeri India, Vijay Gokhale dalam konferensi pers menyampaikan sebagian besar militan tewas dalam serangan tersebut, termasuk para komandan dan pihaknya menghindari korban sipil.

“Intel (intelijen) yang dapat dipercaya menerima informasi JeM merencanakan lebih banyak serangan bunuh diri di India. Dalam menghadapi bahaya yang akan segera terjadi, serangan pendahuluan menjadi mutlak diperlukan,” katanya.

Foto : Ilustrasi pesawat tempur

Militer Pakistan mengonfirmasi jet India terbang di atas wilayahnya namun tak menimbulkan kerusakan.

Juru Bicara Mayor Jenderal Asif Ghafoor menyampaikan melalui Twitter bahwa Angkatan Udara India melanggar garis kontrol dan Angkatan Udara Pakistan segera bergegas kemudian pesawat tempur India tersebut berbalik arah.

“Pesawat India melepaskan muatan dengan tergesa-gesa dekat Balakot”, tambahnya.

Baca juga : “Rambo V” rilis 20 September 2019

Pada 14 Februari lalu, 46 anggota  polisi paramiliter India tewas dalam serangan bom bunuh diri. Ini merupakan serangan paling mematikan terhadap pasukan India di Kashmir dalam dekade terakhir. JeM yang berbasis di wilayah Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menyebabkan hubungan India-Pakistan memanas.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengatakan pada Minggu (24/2) bahwa sejawatnya dari India, Perdana Menteri Narendra Modi harus memberikan kesempatan terciptanya perdamaian. Imran menambahkan jika India memberikan informasi intelijen yang bisa ditindaklanjuti terkait keterlibatan negaranya dalam serangan Pulwama, pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti.

Sebelumnya pada Sabtu (23/2), Modi mengajak Imran Khan bergabung dengan India dalam memerangi  kemiskinan dan buta huruf, bukan menjadi negara tetangga yang saling bertarung (*)

DomaiNesia

Berita Terkait