28.6 C
Indonesia
April 21, 2019
Home » Blog » Ini Empat Tren Teknologi yang Memincu Pertumbuhan Transformasi Digital
Ekonomi Featured Gadgets nasional Teknologi

Ini Empat Tren Teknologi yang Memincu Pertumbuhan Transformasi Digital

IDNNews.id, Jakarta – Laju perubahan zaman dan teknologi saat ini terbilang cepat, bahkan sejumlah organisasi dan perusahaan tengah berinvestasi atas transformasi digital.

Di awal 2019, NetApp telah mengidentifikasi empat tren teknologi utama yang bisa memicu pertumbuhan transformasi digital bagi perusahaan dan menjadi Data Thriver.

Dalam keterangan resminya, terdapat empat tren teknologi yang memicu pertumbuhan transformasi digital terdiri atas cloud, perangkat edge computing yang semakin pintar, layanan data yang tak terlihat, dan Hybrid multi-cloud.

Berikut ini penjelasannya;

A. Cloud Akan Mendorong Perkembangan AI
AI akan menjadi hal umum di Asia Pasifik. Organisasi dan perusahaan diperkirakan akan semakin mengerahkan software dan layanan AI berbasis cloud pada 2019, untuk memastikan aplikasi kecerdasan buatan memberikan performa dan skalabilitas yang baru baik secara on-premise maupun bukan.

B. Perangkat Egde Computing Akan Semakin Pintar
Asia Pasifik diperkirakan akan memiliki 8.6 miliar perangkat Internet of Things (IoT) pada 2020 dan menjadi wilayah 5G terbesar di dunia dengan perkiraan 675 juta koneksi 5G pada 2025.

Untuk memanfaatkan pertumbuhan ledakan data, organisasi dan perusahaan akan membutuhkan kemampuan untuk memproses dari ujungnya atau edge.

Oleh karena itu, semakin banyak perangkat dan aplikasi IoT akan tiba dengan layanan-layanan yang sudah tertanam di dalam perangkat tersebut seperti data analysis dan reduction.

Ini akan memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik, cepat, dan pintar soal data mana yang memerlukan tindakan langsung dan yang perlu dikirim ke komputasi pusat atau cloud.

Digital Business Transformation als Konzept auf einem Kompass mit vielen Symbolen

C. Hybrid multi-cloud Akan Menjadi Standar Arsitektur TI untuk Organisasi Besar.
Pada 2024, 90 persen organisasi dalam daftar G1000 akan memitigasi vendor lock-in melalui teknologi hybrid multi cloud.

Dengan memanfaatkan berbagai teknologi seperti platform container dan data fabric, organisasi ini akan bisa memindahkan beban kerja mereka dengan fleksibilitas dan mudah di berbagai lingkungan selagi tetap memegang kendali penuh.

D. Layanan Data Akan Tidak Terlihat
Seiring dengan pertumbuhan tren platform container, maka akan menghasilkan tren abstraksi dari sistem dan layanan secara individual, di mana akan mendorong para arsitek TI untuk merancang dan pemrosesan data, serta membangun hybrid multi cloud dengan data fabric dibandingkan sekadar data center.

Dengan pengaplikasian teknologi prediktif dan diagnostik, para pengambil keputusan akan menjadi semakin tergantung pada layanan-layanan data yang tangguh namun ‘tak terlihat’, yang bisa menghantarkan data di mana pun dan kapan pun dibutuhkan.(*/inews)

hosting indonesia

Berita Pilihan

Leave a Reply

%d bloggers like this: