26.6 C
Indonesia
18/08/2019
Home » Karimun Goldcoast, The New Singapore di Provinsi Kepri
Ekonomi Featured Headline Internasional Karimun kepri

Karimun Goldcoast, The New Singapore di Provinsi Kepri

hosting indonesia

IDNNews.id, Karimun – Karimun Goldcoast digadang-gadangkan akan menjadi The New Singapore yang tidak kalah hebat, dengan sejumlah fasilitas Sentosa Singapura untuk kenyamanan ivestasi sekaligus hunian dan rekreasi.

Pembangunan yang dibangun secara bertahap ini, akan didirikan di atas lahan seluas 100 hektar yang berada tepat di pesisir timur Pulau Karimun. Sehingga akan menjadikan wajah kabupaten maritim ini terlihat baru.

BACA: Karimun Goldcoast, Kawasan Bisnis Terpadu Berkelas Internasional

Karimun Goldcoast

“Ya disadari atau tidak, Karimun adalah Kabupaten Kedua dengan penduduk terbanyak setelah Batam. Sehingga menjadikan Kabupaten ini tempat yang tepat untuk berinvestasi,” kata Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy saat menggelar Pameran Galery Goldcoast di Coastal Area, Minggu (20/1/2019).

Di atas lahan inilah, Panbill Group akan membangun fasilitas penunjang transportasi laut terminal ferry Internasional dan Domestik, pusat perbelanjaan, hotel, apartemen, restoran seafood bertaraf Internasional, pertokoan dan perkantoran, villa dan Goldcoast festival.

“Ini sebagai pembangunan tahap awal saja, yang nantinya akan berdiri di atas lahan 20 hektar dan pada akhir tahap pembangunan ini akan menyatu dengan pembangunan pada tahap berikutnya,” katanya.

BACA: Momen Pergantian Tahun di Best Western Premier Panbil ‘Pecah’

Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy

Johanes Kennedy juga mengatakan dalam pembangunan tahap awal, salah satu pengembang ini akan berkonsentrasi pada pembangunan terminal ferry Internasional dan Domestik, sebagai pintu utama lalulintas transportasi Kapal.

“Nantinya, kita akan memindahkan pelabuhan Internasional dan Domestik yang lama ke sini untuk mempercepat jarak tempuh penumpang Internasional dan Domestik,” katanya.

Sehingga jarak tempuh dari Karimun ke Singapura, hanya memerlukan waktu kurang dari 1 jam perjalanan dan dari Karimun ke Malaysia hanya memerlukan waktu 45 menit.

BACA: Jelang Natal, Panbil Group Berbagi Kasih Bersama Anak Jalanan

Karimun Goldcoast

Hal inilah yang nantinya dapat menjadikan Karimun Goldcoast sebagai wahana yang sangat tepat bagi investor Internasional maupun lokal dalam mengembangkan bisnisnya.

“Tentu fasilitas sarana dan prasarana menjadi hal yang paling dasar yang harus kita lengkapi terlebih dahulu sebelum kita membangun fasilitas lainnya,”katanya.

Untuk pembangunan selanjutnya, Karimun Goldcoast sendiri akan menjadi kota yang memiliki peradaban tinggi bersamaan dengan itu nilai-nilai kearifan lokal juga berkembang dan bertranformasi dengan perkembangan jaman.

BACA: Steamboat ‘Maknyus’, Menu Baru di Best Western Premier Panbil Batam

Karimun Goldcoast

“Kearifan lokal gak pernah kita tinggalkan, justru itu yang menjadi salah satu dasar kita untuk mengembangkan Karimun, budaya-budaya Karimun akan kita angkat bersamaan berkembangnya Goldcoast Karimun ini,” katanya.

Tahapan-tahapan pembangunan ini nantinya akan membentuk wajah Karimun menjadi baru tanpa meninggalkan budaya-budaya lokal yang menjadi daya tarik tersendiri. (Nursali)

Berita Terkait