26.1 C
Indonesia
June 21, 2019
Home » Blog » Kebutuhan Air Mendesak, BP Batam Gesa Program Revitalisasi Waduk
ATB Batam BP Batam Ekonomi Featured Headline kepri Olahraga

Kebutuhan Air Mendesak, BP Batam Gesa Program Revitalisasi Waduk

Generic Banner

IDNNews.id, Batam – Hingga saat ini Badan Pengusahaan (BP) Batam masih terus menggesa program revitalisasi sejumlah waduk-waduk yang ada di Kota Batam.

Untuk itu, pertemuan dan rapat-rapat internal guna mencegah terjadinya krisis air di Kota Batam ini terus diintensifkan guna memberikan kepastian kebutuhan air baku untuk masyarakat Batam.

Mengingat, saat ini kondisi waduk-waduk yang ada sudah dalam tahap yang memprihatinkan dan diprediksi tidak mampu mengimbangi pertumbuhan ekonomi dan penduduk Kota Batam yang kian lama semakin bertambah. 

Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan

Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan saat ditemui IDNNews.id di ruang kerjanya, Senin (11/6/2019) pagi mengaku pihaknya masih terus melakukan koordinasi dan pembahasan secara mendalam dengan institusi terkait dalam hal ini Kementerian PUPR dan Dirjen Sumber Daya Air.

“Kita masih melakukan pembahasan dan koordinasi lanjutan guna melakukan revitalisasi waduk-waduk yang ada di Batam,”jelas Binsar.

Ia juga mengatakan program revitalisasi waduk ini sangat penting , mengingat  kondisi waduk yang ada di Batam sudah masuk dalam kategori memprihatinkan. Dimana telah terjadi pendangkalan di beberapa bagian, sehingga membuat waduk penyuplai air baku sudah sangat meresahkan. Salah satunya Waduk Sei Harapan, sekupang, Batam.

Saat ini, BP Batam sudah menyurati pihak-pihak terkait dalam hal ini PUPR untuk kepastian kajiannya dan dokumen lelangnya, kemudian Departemen Kehutanan, serta DLHK Provinsi Kepri untuk amdalnya.

Jika surat tersebut sudah direspon oleh institusi terkait, tambahnya, maka secara langsung BP Batam akan langsung melakukan proses pengerjaan fisiknya. Sehingga semua keluhan masyarakat terkait kebutuhan air baku bisa ditanggulangi secepatnya.

Kondisi Waduk Sei Harapan

“Intinya, setelah hal tersebut selesai, kita akan langsung ‘tekan gas’ untuk pengerjaan fisiknya. Kami tidak ingin berlama-lama, karena hal ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat Batam dan menjadi prioritas kita juga,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Waduk Sei Harapan yang memiliki total kapasitas mencapai 3,6 juta meter kubik (m3) tersebut, sudah mengalami sendimentasi hampir 1 Juta m3.

Dari 1 juta m3 sendimentasi tersebut jika dikeruk ke darat setidaknya membutuhkan lahan seluas 10 hektar dengan tinggi tumpukan mencapai 10 meter. 

Salah satu Waduk di Batam

Dan saat ini, BP Batam tengah melakukan pengurusan pinjam pakai lahan yang ada di sekitar Sei Harapan yang saat ini dalam status hutan. Namun masih menunggu izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) keluar. Sehingga ketika diketuk nantinya tidak sampai mengorbankan hutan lindungnya.

Sedimentasi Waduk Sei Harapan sendiri, mulai terlihat sejak 2015. Pendangkalan menyebabkan kekeringan, kualitas, kuantitas dan kontinuitas suplai air akan terpengaruh. 

Krisis air bersih hanya tinggal menunggu waktu. Apabila daya tampung waduk terus berkurang karena pendangkalan belum teratasi, tetap saja jumlah air baku tidak bisa mencukupi kebutuhan, terlebih jumlah pelanggan terus mengalami peningkatan. (Iman Suryanto)

hosting indonesia

Berita Pilihan