26.6 C
Indonesia
18/08/2019
Home » KPU BC Batam: Tinggal 4 Kontainer Lagi Menunggu untuk di Re-Ekspor
Ekonomi Featured Headline kepri Kriminal

KPU BC Batam: Tinggal 4 Kontainer Lagi Menunggu untuk di Re-Ekspor

RE-EKSPOR - 7 dari 49 kontainer yang mengandung limbah plastik dan limbah B3 akhirnya di re-ekspor ke negara asalnya pada Senin (29/7/2019). Proses re-ekspor ini pun, disaksikan secara langsung oleh institusi terkait di Pelabuhan Batu Ampar Batam. IDNNews/Iman Suryanto.
hosting indonesia

IDNNews.id, Batam – Kantor Pelayanan Umum (KPI) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Kepulauan Riau telah kembali melakukan re-Ekspor kontainer berisikan limbah plastik yang mengandung B3 dan sampah ke negara asalnya.

Kepala Bidang (Kabid) Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna mengatakan saat ini tersisa 4 kontainer berisi limbah plastik yang menunggu untuk di re-ekspor.

“Dari 49 kontainer yang berisi limbah plastik dan diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3), kini tersisa 4 kontainer saja,” jelas Sumarna saat dihubungi IDNNews.id, Selasa (13/8/2019) siang. 

RE-EKSPOR - 7 dari 49 kontainer yang mengandung limbah plastik dan limbah B3 akhirnya di re-ekspor ke negara asalnya pada Senin (29/7/2019). Proses re-ekspor ini pun, disaksikan secara langsung oleh institusi terkait di Pelabuhan Batu Ampar Batam. IDNNews/Iman Suryanto.
RE-EKSPOR – 7 dari 49 kontainer yang mengandung limbah plastik dan limbah B3 akhirnya di re-ekspor ke negara asalnya pada Senin (29/7/2019). Proses re-ekspor ini pun, disaksikan secara langsung oleh institusi terkait di Pelabuhan Batu Ampar Batam. IDNNews/Iman Suryanto.

Ia juga menyebutkan, 4 kontainer tersebut saat ini masih menunggu kesiapan kapal yang akan membawa ke negara asalnya.

“Tujuan Hongkong. Dan saat ini menunggu kesiapan kapal saja,” Jelasnya.

Dengan demikian, berarti sudah 45 kontainer yang dikembalikan ke negara asalnya. 

SSebelumnya, sebanyak 27 kontainer telah di re-ekspornya ke negara asalnya,  mulai dari Hongkong, Prancis, Jerman, Australia hingga ke Amerika Serikat.

Proses re-ekspor yang dilakukan KPU BC Tipe B Batam terbilang cepat, padahal proses re-ekspor diberikan waktu 90 hari kerja sejak kontainer itu tiba di Batam. Bahkan berdasarkan jadwal itu, setidaknya ada waktu paling lambat sampai pertengahan September untuk proses re-ekspornya paling lambat dari Batam.

RE-EKSPOR - 7 dari 49 kontainer yang mengandung limbah plastik dan limbah B3 akhirnya di re-ekspor ke negara asalnya pada Senin (29/7/2019). Proses re-ekspor ini pun, disaksikan secara langsung oleh institusi terkait di Pelabuhan Batu Ampar Batam. IDNNews/Iman Suryanto.
RE-EKSPOR – 7 dari 49 kontainer yang mengandung limbah plastik dan limbah B3 akhirnya di re-ekspor ke negara asalnya pada Senin (29/7/2019). Proses re-ekspor ini pun, disaksikan secara langsung oleh institusi terkait di Pelabuhan Batu Ampar Batam. IDNNews/Iman Suryanto.

Namun hingga 13 Agustus kontainer-kontainer tersebut sudah di re-ekspor 45 kontainer dari 49 kontainer yang ada.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya hasil laboratorium ada 65 kontainer berisikan limbah plastik yang masuk di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Batam, Kepri. Terdapat 38 kontainer berisikan limbah plastik mengandung B3.

Selanjutnya 11 kontainer lagi berisikan limbah plastik tercampur sampah dan 16 kontainer lainnya tidak mengandung limbah B3 dan tidak tercampur sampah alias memenuhi syarat.(Iman Suyanto)

Berita Terkait