25.7 C
Indonesia
24/08/2019
Home ยป Mencari Rafli, Pelajar SMK yang Hanyut Saat Tolong Temannya yang Tenggelam
Batam kepri PERISTIWA

Mencari Rafli, Pelajar SMK yang Hanyut Saat Tolong Temannya yang Tenggelam

IDNNews.id, Batam – Muhammad Rafli Kurnia, pelajar SMK Negeri 7 Batam, dilaporkan hanyut dan hilang di perairan Jembatan III Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (2/2/2019).

Dia hanyut dan hilang setelah berusaha menolong salah satu temannya yang tenggelam. Mereka memang sedang berenang bersama di perairan tersebut.

Kasi Ops BNPP Kelas A Tanjungpinang Eko Supriyanto mengatakan, saat salah satu dari temannya diketahui tenggelam, Rafli berusaha menolong temannya itu. Namun ternyata, teman yang ditolongnya berhasil selamat, sedangkan dirinya terpeleset dan akhirnya hanyut tenggelam dan hilang.

Baca juga : BC Batam Awasi Masuknya Ponsel Seken Bekas Singapura

“Pengakuan dari teman-teman korban, mereka semuanya tidak ada yang bisa berenang. Makanya tidak bisa secara maksimal melakukan pertolongan kepada sesama,” kata Eko, Minggu (3/2/2019).

Pencarian sudah dilakukan oleh tim gabungan Pos SAR Batam, TNI AL dan Polairud Polda Kepri sejak Sabtu. Kemarin, pencarian terus dilakukan hingga pukul 18.30 WIB namun hasilnya nihil.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi, sejak pukul 06.30 WIB. Lingkup lokasi pencarian pada hari kedua diperluas dari lokasi kejadian semula. Bahkan ada satu tim yang diturunkan untuk menyusuri alur arus air laut.

Baca juga : Februari 2019, KPU BC Batam Terapkan Sistem Aplikasi CEISA Barang Kiriman untuk PJT

“Selain perahu karet, kami juga turunkan KN SAR Purworejo 101 untuk memaksimalkan pencarian,” ujar Eko.

Untuk saat ini, cuaca di sekitar lokasi cerah dan dinilai membantu proses pencarian. “Mudah-mudahan saja dapat dihari kedua ini, sama seperti kemarin jika cuaca bersahabat sampai sore nanti, bisa saja pencarian akan dilakukan sampai pukul 18.30 WIB,” tuturnya. “Namun saya berharap pada hari kedua pencarian ini, bisa selesai semua,” tambah Eko.

Informasi tenggelamnya Rafli berasal dari informasi dari salah satu personil Bakamla Batam atas nama Heru. Sejak laporan diterima, personel Pos SAR Batam yang berjumlah 12 orang langsung melakukan pencarian, yaitu 7 orang dari Kantor SAR Batam dan 5 lainnya merupakan kru Kapal Nasional (KN) SAR Purworejo 101, serta dibantu dari TNI AL dan Polairud.

Baca juga : F1QR Amankan Kapal Pembawa Sabu 4,9 Kilogram di Nongsa Batam

“Cuaca saat kejadian berawan dengan kekuatan angin mencapai 1 sampai 10 knot, bergerak dari utara ke timur laut. Potensi alam yang memungkinkan ialah gelombang laut setinggi 1 meter,” tuturnya, Seperti dilansir kompas.

Pencarian juga didukung dengan perahu karet dan peralatan selam. “Sejumlah masyarakat juga dengan kesadaran sendiri turut membantu pencarian dan penyelamatan terhadap Muhammad Rafli Kurnia,” ungkapnya. (*)

DomaiNesia

Berita Terkait