25.7 C
Indonesia
23/08/2019
Home ยป Pola ‘1-3-1-2’ Akan Digunakan untuk Penggiliran Air Bersih ke Pelanggan ATB
ATB BP Batam Ekonomi Featured Headline

Pola ‘1-3-1-2’ Akan Digunakan untuk Penggiliran Air Bersih ke Pelanggan ATB

IDNNews.id, Batam – Dampak dari kondisi Waduk Sei Harapan yang masuk dalam kategori memprihatinkan, membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan menerapkan penggiliran air ke pelanggan atau Rationing.

Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Air BP Batam, Tutu Witular saat ditemui awak media di Coffe Morning di Bida Marketing BP Batam, Batam Center, Selasa (16/4/2019), menjelaskan rencananya penerapan penggiliran air ke rumah pelanggan yang ada di kawasn Tiban, Sekupang dan sekitarnya, akan dilaksanakan pada Sabtu(20/4/2019) mendatang.

BACA: Waduk Sei Harapan yang Tak Lagi Memberikan Harapan

IDNNews.id, Istimewa, Waduk Sei Harapan

“Rencananya akan kita lakukan rationing, mengingat curah hujan di Batam mengalami pengurangan,” jelasnya.

Nantinya, pola rationing tersebut akan dilakukan dengan cara 1 hari tidak mengalir, 3 hari hidup, 1 hari tidak mengalir, 2 hari hidup dan seterusnya.

“Polanya itu, 1-3-1-2 dan air tidak akan mengalir hanya pada hari Rabu dan Sabtu saja. Namun demikian, kita berharap hal ini (Rationing,red) tidak akan terjadi jika curah hujan cukup besar,” terangnya.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan menegaskan kondisi rationing disebabkan kondisi memprihatinkan dari Waduk Sei Harapan. Dimana Waduk yang memiliki total kapasitas mencapai 3,6 juta meter kubik (m3) tersebut, sudah mengalami sendimentasi hampir 1 Juta m3.

“Waduk ini mengalami sendimentasi hingga 1 Juta m3 dari total kapasitasnya 3,6 juta m3. Berarti tersisa 2,6 juta m3,” jelasnya.

IDNNews.id/Iman Suryanto, Waduk Sei Harapan

Ia juga menegaskan, dari 1 juta m3 sendimentasi tersebut jika dikeruk ke darat setidaknya membutuhkan lahan seluas 10 hektar dengan tinggi tumpukan mencapai 10 meter.

BACA: Waduk Sei Harapan Kian Kritis, 220 Perumahan Berpotensi Alami Gangguan Air Bersih

“Itu itung-itungannya berdasarkan penelitian dan riset yang sudah kita lakukan beberapa tahun lalu,” jelasnya.

Dan saat ini, tambahnya, pihaknya tengah melakukan pengurusan pinjam pakai lahan yang ada di sekitar Sei Harapan yang saat ini dalam status hutan. Namun masih menunggu izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) keluar. Sehingga ketika diketuk nantinya tidak sampai mengorbankan hutan lindungnya.(Iman Suryanto)

DomaiNesia

Berita Terkait