29 C
Indonesia
April 23, 2019
Home » Blog » Terkait Izin Pendaratan Heli, Prabowo Batal Hadiri Isra Miraj di Medan
nasional PERISTIWA PILPRES 2019 Politik Public Figur SUMATERA Sumut

Terkait Izin Pendaratan Heli, Prabowo Batal Hadiri Isra Miraj di Medan

IDNNews.id, Medan – Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Isra Miraj di halaman Istana Maimun Medan, Rabu (3/4). Padahal ribuan massa yang memenuhi Istana Maimun begitu mengharap kedatanganya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan Prabowo batal hadir, salah satunya tidak diizinkannya helikopter yang membawa Prabowo mendarat di Kota Medan.

“Untuk mendapatkan landasan heli kami sulit mendapatkannya, apakah itu Lapangan Merdeka, Stadion Teladan. (Sejak hari Minggu) sampai tadi malam tidak mendapatkan izin pendaratan,” ujar Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu saat diwawancarai wartawan usai kegiatan Isra Miraj.

Baca juga : Prabowo Menangis Haru Saat Dapat Sumbangan dari Pendukung di Padang

Karena tak kunjung mendapatkan tempat mendarat, sempat ada pihak swasta yang menawarkan tempatnya sebagai tempat pendaratan.

” Tetapi mungkin dari sisi security nya, tidak begitu terjamin,” ujar lelaki yang menjadi Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo -Sandiaga Uno di Sumut.

Gus Irawan menuturkan kehadiran helikopter sangat penting sebagai kendaraan Prabowo menuju dua tempat di Sumatera Utara yakni Kota Medan dan Kabupaten Langkat. Langkah ini ditempuh agar lebih cepat sampai tujuan, sekaligus untuk menjaga stamina Prabowo.


Ribuan massa saat menghadiri Isra Miraj di halaman Istana Maimun, Medan. Foto: Rahmat Utomo/kumparan

” Sebetulnya perjalanannya agak panjang ya, perlu untuk menjaga stamina, rencananya, dari Bandara (Kualanamu ) ke sini (Istana Maimun) menggunakan helikopter. Harapannya mendapat izin di Stadion Teladan atau Lapangan (Merdeka). Tapi tidak dapat izin, karena rencananya habis dari sini ke Kabupaten Langkat lalu ke bandara lagi,” ujar Gus Irawan seperti dilansir kumparan.

Dikatakan Gus Irawan, karena ada hambatan itu, tim Prabowo memutus untuk tidak jadi datang.

“Kami sadar betul kami berada di luar pemerintahan, pesan beliau agar tidak membuka pintu sekecil apapun untuk menyalahkan kita 02. Jadi beliau mendapat masukan (dari tim BPN), kemudian memutuskan untuk tidak datang,” ujarnya

Baca juga : Prabowo Janji Setelah Dilantik Jadi Presiden Lahan HGU Miliknya Diserahkan ke Negara

Gus Irawan juga mengatakan faktor utama Prabowo tidak hadir karena dia sangat taat aturan serta menghindari hal hal yang bentuknya pelanggaran Pemilu yang nantinya bisa dimanfaatkan pihak lain.

“Memang betul hari ini kan hari diliburkan kampanye. Karena hari libur nasional, tanggal merah Isra Miraj. Meskipun kami sudah meyakinkan bahwa tidak ada kampanye dan tidak ada atribut tetapi pertimbangan beliau sekali lagi (menaati aturan ),” ungkap Gus Irawan

Sementara itu Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan kota Medan, M. Husni saat dikonfirmasi soal landasan helikopter, membeberkan beberapa alasan mengapa tidak diberikannya izin menggunakan Lapangan Merdeka dan Stadion Teladan.

“Lapangan Merdeka dalam kondisi perbaikan, Stadion Teladan dipakai untuk kegiatan olahraga,” ujar Husni

Karena belum bisa digunakan, kata Husni, Pemko Medan menawarkan opsi pendaratan bagi Prabowo di dua tempat yakni Lapangan Taman Cadika di Jalan Karya Wisata dan Lapangan Sejati yang berada di Jalan A.H Nasution, keduanya sama sama berada di Kecamatan Medan Johor

“Karena ada di situ (Lapangan Candika) helipad (landasan untuk helikopter). Sudah di sampaikan ke mereka,” ungkap Husni.

Kata Husni Lapangan Taman Cadika juga sudah terbiasa menjadi landasan heli yang sering digunakan Bupati Kabupaten Simalungun JR Saragih.

Baca juga : Sandiaga: Kita Saling Melengkapi, Prabowo Militer, Saya Ekonom

” Tidak ada dipersulit, dua hari lalu sudah diberikan. Saya sudah sampaikan ke IhwanRitonga (Wakil Ketua DPRD Medan Fraksi Gerindra),” ungkapnya.

Pada kegiatan Isra Mi’raj itu sendiri berlangsung aman dan tertib sama sekali tidak ada atribut partai yang digunakan massa yang hadir. Mereka mengenakan pakaian muslim berwarna putih.

Meskipun begitu massa yang hadir kerap mengacungkan salam dua jari, seperti yang sering dilakukan pendukung Capres 02 Prabowo- Sandiaga Uno ketika tausiah berlangsung. Melihat hal itu panitia kerap mengingatkan agar tidak terus menggunakansalam dua jari itu.

Pada kegiatan itu sendiri hadir sebagai pendakwah Ustaz Tengku Zulkarnaen, Ustaz Hassan Haikal dan Ustaz Ansufri Idrus Sambo. (*)

hosting indonesia

Berita Pilihan

Leave a Reply

%d bloggers like this: