Tertimpa Kaca Jendela, Bocah Lima Tahun ini Tewas

IDNNews.id, Hongkong – Seorang bocah berusia lima tahun dilaporkan tewas akibat luka di kepala setelah tertimpa jendela yang jatuh dari lantai 20 di selatan China.

Kecelakaan itu terjadi ketika bocah itu bersama ibunya melewati toko buah dekat rumah mereka ketika berangkat ke sekolah di Distrik Futian, Shenzhen.

Dilaporkan Thepaper.cn via SCMP, insiden itu terjadi Kamis (13/6/2019) dengan paman si bocah menyampaikan dia meninggal setelah dirawat di rumah sakit Minggu (16/6/2019).

Setelah insiden yang menimpa bocah bermarga Zhuang itu merebak, polisi langsung melakukan penyelidikan. Diketahui jendela itu jatuh dari kamar tidur.

Diberitakan media setempat, otoritas permukiman memberi tahu pengelola yang bertanggung jawab untuk segera melaksanakan pemeriksaan keselamatan di seluruh gedungnya.

Paman si bocah yang bermarga Chen mengungkapkan mereka membayar 75.000 yuan, sekitar Rp 155,3 juta, untuk membayar biaya pengobatan keponakannya. Sementara perusahaan yang mengelola bangunan di mana jendela itu jatuh hanya memberi kompensasi sebesar 3.000 yuan, atau sekitar Rp 6,2 juta.

“Namun tatkala kecelakaan itu terjadi, perusahaan itu sempat memberi tahu bahwa mereka bakal menanggung seluruuh pengeluaran untuk berobat,” kata Chen.

Tidak dijelaskan apakah keluarga Zhuang bakal mengajukan gugatan hukum kepada perusahaan pengelola. Insiden serupa di distrik itu dilaporkan sempat terjadi beberapa pekan sebelumnya.

Untungnya, tidak korban jiwa dalam insiden yang terjadi akibat kesalahan pekerja ketika memasang pendingin ruangan dan tidak mengikuti protokol keselamatan kerja.

Menurut hukum di China, jika polisi tidak menemukan siapa yang bertanggung jawab, maka penghuni gedung tempat salah satu bagiannya jatuh harus memberi kompensasi kepada korban. Pada 2016, seorang pria yang tengah mengendarai sepeda elektrik tewas setelah kepalanya dihantam batu bata yang jatuh dari bangunan di Wuhu, Provinsi Anhui.

Setahun kemudian, pengadilan memerintahkan 133 orang yang menempati bangunan tersebut bersama si pengelola untuk meberi ganti rugi 500.000 yuan, atau Rp 1 miliar, kepada keluarga korban. Sementara di Guangzhou tahun lalu, seorang perempuan mengalami luka serius ketika seekor anjing menimpanya.

Si anjing selamat dan langsung berlari menjauh. Sementara si perempuan harus menghabiskan 20 hari di ruang perawatan darurat karena mengalami luka leher. Polisi pun masih belum mengungkap siapa pemilik si anjing. (*/kcm)

DomaiNesia

Berita Terkait