26.1 C
Indonesia
June 21, 2019
Home » Blog » Tinggi Gelombang Natuna dan Anambas Ekstrem Capai 3,5 Meter
Anambas Featured Headline kepri nasional Natuna Regional Uncategorized

Tinggi Gelombang Natuna dan Anambas Ekstrem Capai 3,5 Meter

Generic Banner

IDNNews.id, Kepri – Kepala Stasiun Radio Pantai atau Komunikasi Pelayaran (Kasrop) Anambas, Sumadi mengatakan, tinggi gelombang di perairan Kabupaten Natuna dan Anambas kembali ekstrem.

Bahkan berdasarkan informasi yang didapatnya dari sejumlah nelayan dan pengguna jasa laut, tinggi gelombang di pulau terdepan tersebut mencapai 3,5 meter.

Para nelayan dan pengguna jasa laut memutuskan untuk kembali ke darat dan tidak berani meneruskan aktivitasnya.

“Selain informasi dari para nelayan dan penggunajasa laut, informasi ini juga dibenarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam,” kata Samdi Kasrop Anambas, Minggu (20/1/2019).

Saat ini, para nelayan dan pengguna jasa laut banyak yang memilih untuk beristirahat hingga cuaca benar-benar bersahabat.

“Sudah tiga hari belakangan ini cuaca ekstrem, sebelumnya juga sama seperti ini malah lebih tinggi. Namun sempat reda, dan saat ini kembali ekstrem lagi,” jelas Sumadi dilansir dari Kompas.

Namun demikian, sampai saat ini tidak ada laporan terjadinya musibah akibat cuaca ekstrem yang melanda pulau terdepan ini.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi membenarkan perkiraan cuaca tersebut.

Selain di perairan Natuna dan Anambas, perairan Kabupaten Lingga dan Bintan juga tinggi, yakni mencapai 2,3 meter.

“Untuk Tanjungpinang dan Batam hanya 1,5 meter dan Kabupaten Karimun 1,3 meter,” terang Nizam.

Nizam mengatakan saat ini angin bertiup dari utara ke timur laut dengan kecepatan 05-35 km/jam dengan suhu 23-32 °C dan kelembapan udara 65-98 persen.

“Peringatan dini kami imbau waspadai potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang. Bila menemui awan hitam pekat atau awan cumulonimbus untuk segera dihindari,” katanya. (*)

hosting indonesia

Berita Pilihan