Home » Perusahaan Lokal Bakal Bersaing dengan Luar Negeri untuk Kelola Air di Dam Tembesi Batam

Perusahaan Lokal Bakal Bersaing dengan Luar Negeri untuk Kelola Air di Dam Tembesi Batam

DAm Tembes

IDNNews.id, Batam – Sebanyak 23 perusahaan dalam dan luar negeri menyatakan ketertarikannya untuk melakukan pengelolaan air baku menjadi air bersih yang ada di Dam Tembesi, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto, di Batam, Sabtu(25/8), mengatakan saat ini sudah terbentuk panitia lelang Dam Tembesi yang akan melakukan verifikasi terhadap 23 perusahaan tersebut.

“Kita akan rencanakan market soundingnya dan tim panitia lelang itu terdiri dari beberapa kedeputian tidak hanya kedeputian empat saja,” kata Eko sebagaimana dilansir Antara.

Dam Tembes

Eko menambahkan perusahaan luar negeri yang tertarik mengelola Dam Tembesi, rata-rata mengandeng perusahan dalam negeri.

Karena lanjut Eko, saat ini banyak perusahaan yang awalnya tidak bergerak dibidang pengelolaan air dan saat ini tertarik untuk ikut lelang.

“Air ini sekarang menjadi primadona, beberapa perusahaan yang tidak bergerak di bidang air sekarang mulai bermain air,” papar Eko.

Kata Eko, perusahaan asal luar negeri yang tertarik untuk mengelola air di Dam Tembesi diantaranya ada dari Jepang yaitu Yokohama Water, kemudian Manila dan Philipina.

Ini Bahan Baku Pembuatan Roti Jala Terpanjang 73 Meter oleh BP Batam

Nantinya lanjut Eko, perusahaan yang memenangkan lelang hanya melakukan pengelolaan dari air baku ke air bersih.

“Nanti distribusinya masih menggunakan sistem dari PT ATB sampai konsesinya berakhir di 2020,” jelas Eko.

Agar mendapatkan perusahaan yang terbaik, BP Batam kata Eko mengandeng konsultan untuk melihat cara kerja dan rekam jejak dari 23 perusahaan tersebut.

“Saya sudah sampaikan kepada tim agar bisa mendapatkan perusahaan yang terbaik dalam pengelolaan air,” ujar Eko.

Setelah proses lelang selesai kata Eko, pihaknya akan melanjutkan persiapan untuk pengakhiran masa konsesi dengan PT ATB.(*)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia