Home » Harley Selundupan di Pesawat Garuda Akan Dilelang atau untuk TNI/Polri

Harley Selundupan di Pesawat Garuda Akan Dilelang atau untuk TNI/Polri

IDNNews.id, Jakarta – Kementerian Keuangan menyatakan, motor Harley Davidson, yang diselundupkan dalam pesawat baru Garuda Indonesia, Airbus A330-900, telah dirampas dan menjadi barang milik negara.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, mengungkapkan, jika proses penyelidikan terkait kasus tersebut telah rampung, bisa dilakukan pemusnahan, lelang, ataupun dihibahkan kepada TNI/Polri. Motor Harley Davidson Classic dengan Tipe Shovelhead ini diketahui dihargai di kisaran Rp200-800 juta.

“Dimusnahkan, bisa juga dilelang, atau bisa juga dihibahkan ke Polri dan TNI. Kan mereka membutuhkan motor-motor yang ini untuk keperluan tugas,” kata Heru di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

Meski begitu, Heru menegaskan, untuk sampai ke tahap tersebut, proses yang dilalui masih akan panjang. Karena, masih harus melalui proses administrasi atau penyelesaian pidananya yang juga dipastikan selesai terlebih dahulu. 

“Saya kira ini, kita akan sinergi dengan Kementerian BUMN. Informasi saling melengkapi dan apa-apa yang kita enggak bisa dapet, kita mungkin bisa dapet dari aliran keuangannya. Mudah-mudahan ini cepat dan ada kesimpulan. Apakah ini sendiri atau berkelompok,” tuturnya.

Sebelumnya, kasus dugaan kargo ilegal yang ditemukan pihak Bea Cukai di dalam pesawat Garuda, yang turut mengangkut Direktur Utama Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, menemui fakta baru yang cukup mencengangkan.

Hal itu diutarakan langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, yang langsung membeberkan dugaan kuat bahwa motor Harley Davidson klasik yang diangkut dengan cara dipisah per bagiannya itu, adalah milik sang dirut Garuda tersebut.

“Dari komite audit, di sini disebutkan mereka mempunyai kesaksian tambahan bahwa motor Harley Davidson diduga adalah milik saudara AA,” kata Erick dalam konferensi pers di kantor Kemenkeu, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis 5 Desember 2019 seperti dilansir vivanews. (*)

Baca Juga  RDPU Kampung Tua, Ketua DPRD Batam: Semua Sepakat Selesaikan Persoalan tanpa Menimbulkan Masalah Baru

PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait