Home » Arteria Dahlan: Kami Tidak Ada Niat Menghambat, Ada yang Ingin Mendiskreditkan PDIP

Arteria Dahlan: Kami Tidak Ada Niat Menghambat, Ada yang Ingin Mendiskreditkan PDIP

Arteria Dahlan
Arteria Dahlan

IDNNews.id, Jakarta – Kasus penangkapan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan kiranya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, kiranya menimbulkan berbagai isu yang berkembang.

Menanggapi hal tersebut, Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan membantah jika partainya menghambat tugas pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh KPK saat penyelidik datang ke kantornya untuk melakukan penggeledahan.

“Tidak ada sedikitpun niat menghambat, apalagi menjegal langkah KPK dalam pemberantasan korupsi, khususnya yang terkait operasi tangkap tangan Komisioner KPU Wahyu Setiawan,” ucap Arteria di Jakarta, Senin (12/1/2019).

Arteria Dahlan
Arteria Dahlan

Menurutnya, selama ini partainya mendukung agar peran KPK dalam memberantas korupsi terus diperkuat. Namun demikian, dia meminta agar hal tersebut tidak dipolitisir.

Menurutnya, publik harus jernih dalam menyikapi kasus korupsi yang melibatkan sejumlah kader PDI Perjuangan dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

“Ini supaya tidak terbawa arus pihak tertentu yang ingin mengambil manfaat politik dengan cara mendiskreditkan PDI Perjuangan,” ucap dia.

Dia juga menegaskan, informasi yang menyebut bahwa tidak ada surat tugas saat tim penyelidik KPK datng untuk menggeledah ruangan di Kantor DPP PDI Perjuangan merupakan sebuah fakta dan bukan berita bohong.

“Informasi penyelidik KPK tidak memiliki surat tugas, itu dibenarkan Kapolsek Menteng AKBP Guntur Muhammad Tariq yang berada di lokasi. Itu jelas ilegal dan merugikan PDI Perjuangan,” ucap anggota Komisi III DPR RI itu.

Barang bukti dipenangkapan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan

Arteria juga memastikan, pergantian antar-waktu (PAW) yang menjadi pokok masalah dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisioner KPU Wahyu Setiawan merupakan kewenangan partai, bukan atas persetujuan pribadi atau pejabat tertentu.

“Sekjen PDI Perjuangan sudah menegaskan bahwa PAW anggota DPR adalah kedaulatan partai. Jika ada oknum yang mengomersialkan usaha PAW tersebut, itu adalah tindakan pribadi dan PDIP dipastikan mengambil tindakan tegas pada oknum tersebut,” ucap dia.

Baca Juga  Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Dinyatakan Sembuh Covid-19

Dia memastikan, partainya terus berbenah dalam tata kelola partai. Di antaranya dengan melakukan audit keuangan partai yang dilakukan auditor independen secara rutin.

“Kami di PDI Perjuangan taat hukum dan sanksi pemecatan langsung diberikan partai pada kader yang tertangkap tangan korupsi,” ucap Arteria. (*/lip6)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait