Home » Sabari Basirun Canangkan Segitiga Emas di Kabupaten Karimun

Sabari Basirun Canangkan Segitiga Emas di Kabupaten Karimun

Sabari Basirun
Sabari Basirun

IDNNews.id, Batam – Masa depan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun di masa yang akan didatang, bakal difokuskan menjadi sebuah kawasan segitiga emas. Yang terdiri dari Pulau Karimun Besar, Pulau Kundur dan Pulau Moro.

Target pengembangan segitiga emas di Karimun ini, merupakan ide dan curahan pemikiran yang diungkapkan oleh Ketua Kadin Karimun Sabari Basirun saat ditemui IDNNews.id, di Radisson Hotel Batam, Rabu (5/2/2020) malam.

Sabari Basirun
Sabari Basirun

Pria yang akan melenggang ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karimun, sebagai Wakil Bupati mendatang ini juga mengatakan di kawasan segitiga emas tersebut, nantinya akan dibuat sebuah konsep yang terintegrasi dengan baik, dan melibatkan berbagai institusi dalam pengembangan tersebut. Dan intinya, Segitiga Emas ini fokus pada pertumbuhan dalam sektor Ekonomi.

“Pengembangan Industri, Pertanian dan Pariwisata akan menjadi salah satu target dan fokus kedepan kita nantinya. Dan pemusatan ini terbilang disengaja, sehingga tidak mencar-mencar lagi,” Jelas Sabari Basirun.

Dirinya juga mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang merancang berbagai hal sehingga nantinya bisa menunjang jalannya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun.

Yang akan ditawarkannya pria berkumis dan berkacamata ini adalah, Kabupaten Karimun khususnya di Pulau Karimun Besar nantinya akan dioptimalkan untuk mendatangkan investor khusus di bidang Industri.

Foto Istimewa, Kabupaten Karimun
Foto Istimewa, Kabupaten Karimun

Sementara di kawasan Pulau Kundur, akan dikembangkan menjadi sebuah kawasan pertanian yang memiliki ragam jenis makanan hingga kebutuhan hidup, yang diharapkan tidak hanya bisa menopang kebutuhan pangan di Karimun dan Kepri saja, akan tetapi akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah yang di kirim ke luar negeri. Khususnya Singapura dan Malaysia nantinya.

“Jadi ragam kebutuhan pangan akan ada disana semua. Selain untuk Karimun dan Kepri sendiri, juga akan menjadi salah satu komoditi yang akan kita kirim ke luar negeri,” terangnya.

Baca Juga  Antisipasi Covid-19, Pemkab Solok Masih Terapkan Belajar Daring

Selain itu, di Pulau Moro akan dibuat semacam kawasan industri perikanan. Mengingat, Indonesia memiliki potensi industri perikanan karena didukung keunggulan. Utamanya, bahan baku tersedia dan hilirisasi yang mengutamaan sustainability.

Potensi industri ini terhitung besar mengingat wilayah Karimun merupakan salah satu kawasan maritim yang memiliki luas perairan yang lebih besar dibanding luas daratan dengan potensi perikanan yang sangat banyak dan beragam. Dimana luas wilayah lautan Kabupaten Karimun seluas 397.878 Ha yaitu 80,92% dari luas daratan Kabupaten Karimun.

Sabari Basirun
Sabari Basirun

“Dan potensi ini harus bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin, dengan melaksanakan program–program pengembangan yang bertujuan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat, serta ikut menyumbang dalam retribusi guna kemajuan daerah ke depannya,” jelasnya.

Dan untuk mewujudkan itu semua, tambahnya, tentunya harus ada dukungan dari berbagai pihak. Khususnya Pemerintah Pusat sehingga pembentukan regulasin Kabupaten Karimun sebagai Daerah Perdagangan Bebas Secara Keseluruhan

“Dan itulah bagaimana kita meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jika hal ini tidak dilakukan, maka saya rasa agak sulit. Mengingat, pembangunan tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah saja, akan tetapi nantinya juga akan dilakukan Pemerintah, swasta dan masyarakat. Dan jika investasi masuk, maka pembangunan di Karimun dipastikan akan maju dan berkembang. Tentunya harus juga didukung denge regulasi yang jelas,” terangnya. (Iman Suryanto)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait