Home » Tingkatkan SDM dan Pendidikan Batam, Johannes Tarigan: Pemerintah Harus Hadir di Swasta

Tingkatkan SDM dan Pendidikan Batam, Johannes Tarigan: Pemerintah Harus Hadir di Swasta

Johannes Tarigan
Johannes Tarigan

IDNNews.id, Batam – Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) kiranya menjadi pengarusutamaan strategi pembangunan bangsa Indonesia ke depan. Pilihan strategi tersebut, diupayakan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang dibutuhkan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Urgensi pembangunan sumber daya manusia, juga menjadi faktor kunci dalam memenangkan persaingan global, yang membawa konsekuensi semakin ketatnya persaingan ditengah ketidakpastian, langkah strategis ini sudah selayaknya mendapatkan dukung penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

Penguatan sumber daya manusia menuju manusia unggul, memiliki korelasi yang erat dengan peningkatan produktivitas kerja, dalam memenangkan persaingan ditengah perubahan-perubahan yang berlangsung cepat dalam dunia bisnis, ekonomi politik dan budaya.

Johannes Tarigan
Johannes Tarigan

Namun, hal tersebut kiranya belum dirasakan maksimal di Kota Batam. Untuk itu, Bakal Calon Wakil Wali Kota Batam Johannes Tarigan memiliki cara jitu dalam menyelesaikan persoalan utama di Kota Batam tersebut.

“Perlu diakui juga, bahwa permasalahan pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di kita masih sangat jauh jika dibandingkan Singapura,” jelas pria yang akrab disapa Bang Joe ini saat dihubungi IDNNews.id, Jumat (21/2/2020).

Jika melihat Singapura, tambahnya, apa saja yang dimiliki mereka. Sumber daya alam (SDA) tidak ada tapi mampu meningkatkan SDM-nya. Dan SDM inilah yang membuat sebuah negara itu maju, buka hanya sumber daya alamnya saja.

“Sehingga, perlu ada peran serta pemerintahan dalam memikirkan sekolah. Namun, jangan hanya sekolah negeri saja, akan tetapi juga sekolah swasta,” terangnya.

Ilustrasi Pendidikan. Foto/Istimewa
Ilustrasi Pendidikan. Foto/Istimewa

Sebagai contoh di Singapura, ketika swasta akan membangun sebuah sekolah. Sudah tentu mendapatkan dukungkan dari pemerinthanya. Sehingga, swasta hanya membutuhkan dana 1 persen saat pembangunan sekolah itu. Sisanya pemerintah semua yang tanggung.

Oleh karena itu, negara atau Pemerintah Daerah mempunyai kepentingan dalam memastikan kurikulum sekolah itu bagus. Sehingga, peningkatan SDM masyarakat sudah bisa dipastikan bagus.

Baca Juga  Ini Upaya ATB Bangun Kepedulian Hemat Air ke Masyarakat

“Jika negara atau Pemerintanh Daerah tidak turun di pendidikan, maka bisa dibilang ada masalah. Masalahnya adalah, para pelaku di dunia pendidikan menjadi ‘tarung bebas’ antara lembaga pendidikan yang ada,” jelasnya.

Untuk itu, jika nanti dirinya terpilih akan banyak program di berbagai sektor yang akan dilakukannya untuk memperbaiki semua hal tersebut. (Iman Suryanto)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait