Home » Senin Depan, Rumah Sakit Khusus Corona di Pulau Galang Beroperasi

Senin Depan, Rumah Sakit Khusus Corona di Pulau Galang Beroperasi

IDNNews.id, Batam – Rabu(1/4/2020) pagi, Pesiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 yang berada di Pulau Galang, Barelang, Batam, Provinsi Kepri.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi melihat secara langsung kondisi ratusan ruangan yang ada di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19. Mulai dari fasilitas ruang observasi hingga dan isolasi pasien Covid-19.

Ia pun menegaskan, pada Senin (6/3/2020) mendatang, Rumah Sakit khusus Corona iinisudah bisa dioperasionalkan.

“Maksimal senin mendatang, sudah bias dioperasikan, memang ada keterlambatan karena transportasi material terganggu karena kondisi cuaca,” kata Jokowi.

Nantinya, tambahnya, Rumah Sakit Khusus Corona di Pulau Galang ini, bakal menampung masyarakat Indonesia yang terpapar Covid-19.

Dan ini merupakan wujud kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi bahaya dan ancaman virus ini.

Meskipun demikian, ia berharap fasilitas ini tidak digunakan dalam arti tidak banyak masyarakat yang terpapar virus yang sudah masuk dalam kategori pandemi ini.

“Semuanya sudah kita rencanakan dan kita siapkan. Namun saya berharap tidak terjadi, tapi paling tidak kita siap, kita bangun dan diharapkan tidak dipakai,” kata Jokowi lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan konstruksi rumah sakit (RS) darurat untuk pengendalian infeksi penyakit covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, sudah mencapai 92 persen.

Rumah Sakit Khusus di Galang Batam, Provisi Kepri
Rumah Sakit Khusus di Galang Batam, Provisi Kepri

Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR mengatakan pembangunan fasilitas sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Rencana kapasitas tampung RS itu sebanyak 1.000 tempat tidur,” tulis PUPR, mengutip Antara, Selasa (31/3/2020).

Pada tahap I akan dibangun dua gedung bertingkat dua untuk menampung 340 tempat tidur, terdiri dari 240 tempat tidur untuk orang dalam pemantauan (ODP), serta 100 tempat tidur untuk pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca Juga  Dampak Covid-19 dan Larangan Mudik Picu Peningkatan Trafik Data XL Axiata

Adapun 340 tempat tidur tersebut merupakan fasilitas observasi non-ICU, sedangkan 20 tempat tidur lainnya merupakan fasilitas ICU.

Sisanya, 640 tempat tidur akan dilaksanakan pembangunannya pada tahap II.

Lokasi yang dipilih untuk pembangunan fasilitas, yaitu eks penampungan pengungsi Vietnam dan area pengembangan yang berjarak 60 km dari Bandara Hang Nadim dan 56 km dari Kota Batam dengan memanfaatkan lahan seluas 20 hektare dari total luas area 80 ha.

Rumah Sakit Khusus di Galang Batam, Provisi Kepri
Rumah Sakit Khusus di Galang Batam, Provisi Kepri

Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang dibagi menjadi tiga zonasi, yakni Zona A (renovasi eks Sinam) meliputi gedung penunjang, seperti mes petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Sementara, Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung, seperti ruang isolasi, ruang observasi, laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, central gas medik, instalasi jenazah, landasan helikopter (helipad), dan zona utilitas.

Selain itu, di sekitar fasilitas utama juga akan dilengkapi ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan existing untuk bangunan penunjang, fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan ruang isolasi dan observasi. (Iman)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait