Home » Pilkada di Pandemi Covid-19, Petugas di TPS Bakal Kenakan APD

Pilkada di Pandemi Covid-19, Petugas di TPS Bakal Kenakan APD

Ilustrasi Alat Pelindung Diri
Ilustrasi Alat Pelindung Diri

IDNNews.id, Batam – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah Kota di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah melakukan berbagai persiapan.

Namun, pelaksanaan Pilkada kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana Dampak Covid-19 sangat berpengaruh pada proses Pilkada itu sendiri.

Komisioner KPU Batam, William saat dihubungi awak media, Minggu (14/6/2020), membenarkan adanya perubahan pada proses Pilkada. Salah satunya jumlah petugas di tempat pemungutan suara (TPS) yang diperkirakan akan naik menjadi 20 ribu orang di Batam.

“Sementara kita masih menghitung. Tapi TPS nanti ada sekitar 2.222 di Batam. Petugasnya hampir 20 ribu. Tepatnya 19.998 orang,” ungkap William.

Ilustrasi Alat Pelindung Diri
Ilustrasi Alat Pelindung Diri

Namun angka tersebut, masih akan dibahas lagi sama KPU, karena ada banyak penambahan.

“Kita sedang bahas. Senin akan dibahas lagi, karena banyak penambahan,” bebernya.

Dengan demikian, dipastikan logistik pendukung juga akan ditambah. Dimana, untuk menyelenggerakan Pemilu, maka petugas membutuhkan alat pelindung diri (APD) dan logistik TPS lainnya.

“Banyak penambahan, karena selain TPS, logistik juga APD harus ditambah,” sambung Willi.

Disebutkan, penambahan itu dilakukan karena KPU pusat sudah menentukan jumlah pemilih per TPS. Jika sebelumnya, per TPS, sebanyak 800 orang, kali ini dikurangi sekitar 40 persen.

“Pemilih sudah di patok, 500 orang paling banyak. Awalnya kan 800orang. Itu sesuai dengan SK KPU,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah pusat menjadwalkan Pilkada, 9 Desember 2020. Komisioner KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan, verifikasi faktual calon perseorangan pada Pilkada 2020, digelar 24 Juni.

Untuk verifikasi faktual, petugas dari PPS, akan menggunakan APD.

Ilustrasi Alat Pelindung Diri
Ilustrasi Alat Pelindung Diri

Sementara jadwal penyerahan daftar pemilih tambahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada KPU, diundur dari 15 Juni menjadi 18 Juni.

Baca Juga  Update Selasa : 14 Orang Warga Sumbar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sementara, tahapan pemilihan lanjutan akan dimulai pada 15 Juni dengan mengaktifkan kembali atau melantik PPS maupun panitia pemilihan kecamatan (PPK).

KPU kabupaten/kota melanjutkan proses tahapan yang tertunda setelah menerbitkan SK KPU Kabupaten/kota tentang pengaktifan kembali anggota PPK dan PPS serta sekretariat PPK dan PPS.

Perubahan jadwal diatur KPU, dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020, tertanggal 12 Juni 2020. (**)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait