Home » Lima Tahun ‘Menyemut’, Dewan Batam Pertanyakan PAD dari Dua Waralaba ini

Lima Tahun ‘Menyemut’, Dewan Batam Pertanyakan PAD dari Dua Waralaba ini

IDNNews.id, Batam – Disela-sela rapat dengar pendapat antara Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) dan manajemen waralaba Alfamart dan Indomaret di Gedung Serba Guna DPRD Batam menimbulkan pertanyaan menarik, Selasa (30/6/2020) siang.

Dimana Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim mempertanyakan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dari keberadaan kedua ritel modern tersebut.

“Setahu saya, dua ritel modern ini sudah ada sejak lima tahun lalu. Tapi nampaknya tidak ada perubahan apapun, terutama laporan PAD nya ke DPRD Batam,” tegasnya.

Pentingnya pelaporan PAD ini, tambahnya, perlu menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam, yang menjadi pihak pemberi izin kepada kedua ritel modern tersebut.

Ditambah, sesuai laporan Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI), kehadiran kedua ritel modern ini turun membuat penurunan UMKM yang juga terpaksa menutup usahanya.

“Sebenarnya hal ini saya ingin tanyakan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gustian Riau. Karena sebelum menjabat di Disperindag, dialah yang memberi izin dua ritel modern ini saat masih menjabat Kepala Dinas PTSP Pemko Batam,” jelasnya.

Menanggapi peryataan tersebut, Kepala Dinas DPM-PTSP Batam, Firmansyah mengaku bahwa saat ini pihaknya tidak memiliki data yang diminta oleh DPRD Batam.

Untuk hal tersebut, pihaknya melontarkan bahwa akan melakukan kajian, dan memasukkan laporan PAD dari kedua ritel modern tersebut ke dalam laporan anggaran perubahan 2020.

“Kami memamg belum lakukan kajian, untuk pemasukkan PAD dari dua ritel ini. Mungkin akan dimasukkan dalam laporan anggaran perubahan 2020 nanti,” paparnya. (***)

Baca Juga  Petugas Keamanan Amankan Kapal Asing terkait Meninggalnya ABK WNI

PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait