Home » Terhitung 1 Juli 2020, Dokumen Kependudukan Menggunakan Kertas HVS

Terhitung 1 Juli 2020, Dokumen Kependudukan Menggunakan Kertas HVS

IDNNews.id, Batam – Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terus membuat inovasi guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Dengan disahkannya Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang digunakan Dalam Administrasi Kependudukan, maka seluruh Dokumen Kependudukan (kecuali E-KTP dan Kartu Identitas Anak) akan menggunakan kertas HVS 80 gr berwarna putih terhitung 1 Juli 2020.

Hal tersebut juga bakal dilakukan di Kota Batam. Bahkan ini semua tertuang dalam Surat Edaran Pemerintah Kota Batam yang ditandatangani secara langsung oleh Wali Kota Batam HM Rudi, tertanggal 27 Juni 2020.

Dalam surat edaran tersebut, Wali Kota Batam HM Rudi menegaskan bahwa hal tersebut terbilang disengaja guna menjaga efisiensi dan efektivitas, serta memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat di bidang administrasi kependudukan.

“Untuk itu, Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, telah menerapkan sistem layanan berbasis digital secara online melalui website https://disdukcapilbisa.batam.go.id ,” jelasnya.

Nantinya, tambahnya, setiap hasil pelayanan dokumen kependudukan yang telah selesai akan dikirimkan melalui surat elektronik (email) dan dapat dicetak secara mandiri oleh individu dengan menggunakan media kertas tadi.

“Terhadap Dokumen Kependudukan, sepanjang tidak ada perubahan elemen data yang telah dimiliki oleh masyarakat sebelum ketentuan ini, masih tetap berlaku,” tambahnya.

Sehingga, mencermati Pasal 19 ayat (6) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2019 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan, maka dalam hal Dokumen Kependudukan dengan format digital dan sudah ditandatangani secara elektronik dan KTP-el tidak memerlukan pelayanan legalisir . (Iman)

Baca Juga  Tekankan Protokol Kesehatan, Pelaksanaan Salat Idul Adha Dipusatkan di Engku Putri

PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait