Home » Bupati Solok Gusmal Minta ASN dan Honorer untuk Tidak Terlibat Politik Praktis

Bupati Solok Gusmal Minta ASN dan Honorer untuk Tidak Terlibat Politik Praktis

IDNNews.id, Solok – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemerintah Kabupaten Solok terus menggencarkan sosialisasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut disampaikan Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM dalam giat peserta bimbingan teknis pencocokan dan penelitian daftar pemilih dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar serta bupati dan wakil bupati Solok tahun 2020, Selasa (30/6/2020), di Aula Resto D’relazion Kota Solok.

Menurutnya, dilaksanakannya sosialisasi tersebut sebagai langkah preventif dalam penanggulangan pelanggaran yang dilakukan ASN dalam proses Pilkada.

“Kami sebagai lembaga pemerintahan akan terus mengingatkan, jangan sampai ASN melanggar aturan pelaksanaan pilkada 2020,” kata Bupati Solok H.Gusmal, SE.MM.

Bahkan bupati juga meminta kepada Bawaslu menyampaikan dan mensosialisasikan hal itu.

Kapan perlu Bawaslu dan Pemkab Solok merumuskan dan membuat aturan, termasuk bagi Honorer yang tidak boleh ikut-ikutan memihak pada salah satu kandidat.

“ASN termasuk bagi Honorer harus netral, tidak boleh memihak dan berpihak pada salah satu kelompok, apalagi memberi dukungan dalam bentuk fasilitasi tertentu untuk kebutuhan kelompok dan kepada Bawaslu saya minta untuk menyampaikan dan mensosialisasikan hal ini,” pintanya.

Kemudian dalam kegiatan itu, bupati juga menyampaikan, bahwa ditengah kondisi masyarakat Kabupaten Solok yang sangat bervariatif, ia meminta camat dan walinagari se-Kabupaten Solok untuk memahami kondisi tersebut, dan meminta peran aktifnya dalam mendorong bagaimana Pilkada berjalan lancar.

“Kepada penegak hukum seperti POLRI dan TNI  Kejaksaan, semuanya tetap melakukan koordinasi bagaimana menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Solok, mulai saat ini hingga akhir Pilkada nanti,” katanya.

Sekaitan hal itu selaku pembicara utama (keynote Speaker) dalam bimtek tersebut, bupati meminta camat dan walinagari untuk ikut mensosialisasikan, menyampaikan peraturan perundang-undangan yang berlaku kepada masyarakat, tentang bagaimana cara-cara Pilkada dimasa New Normal.(Nofri Guntala)

Baca Juga  Masih Didominasi Singapura, Nilai Investasi di Batam Menunjukkan Tren Positif

PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait