Home » Covid Belum Berakhir, Wako Batam Minta Warga Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

Covid Belum Berakhir, Wako Batam Minta Warga Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

Wali Kota Batam HM Rudi
Wali Kota Batam HM Rudi

IDNNews.id, Batam – Pemerintah Kota Batam melalui Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta kepada perangkat RT dan RW untuk terus mengingatkan warganya guna mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu mengingat penyebaran corona virus disease(Covid-19) Kota Batam belum berakhir.

“Saya berpesan, Covid-19 ini belum selesai. Karena itu protokol kesehatan harus terus dilaksanakan,” kata Rudi di Kecamatan Lubuk Baja, Rabu (29/7/2020).

Kota Batam saat ini kata dia sudah berada pada zona kuning menuju hijau, tambahnya, namun jangan karena itu masyarakat menjadi lengah dan mengabaikan protokol kesehatan serta tidak disiplin menjaga kebersihan.

Itu sebabnya disetiap kesempatan pihaknya selalu mengingatkan agar protokol kesehatan bisa terus dijalankan terlebih lagi saat ke luar rumah.

Wali Kota Batam HM Rudi
Wali Kota Batam HM Rudi

Tak hanya wajib menggunakan masker saja, menjaga jarak juga harus dilakukan saat ke luar rumah. Rudi juga meminta agar masyarakat tidak mendatangi atau membuat acara yang dihadiri 20 orang di dalam ruangan. Hal ini penting mengingat banyaknya kasus orang tanpa gejala Covid-19 di Batam.

“Masker wajib hukumnya, saat ke luar rumah harus digunakan. Saya perhatikan saat ini banyak masyarakat yang sudah tidak memakai masker saat ke luar rumah,” katanya.

Rudi juga mengingatkan terkait pelaksanaan salat Idul Adha yang akan dilaksanakan Jumat mendatang. Pihaknya mengizinan masyarakat untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid atau lapangan.

Namun dengan catatan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jemaah harus menggunakan masker dan selalu menjaga jarak.

Pihaknya sebelumnya juga telah membuat edaran agar petugas untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan salat hingga melakukan pembersihan dan disinfektan di area tempat pelaksanaan shalat Idul Adha.

“Untuk bacaan ayat pendeknya, disarankan untuk menggunakan ayat yang pendek dan khutbah Idul Adha juga disingkat, namun tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya,” ujar Rudi.

Baca Juga  Update Sumbar: Total Positif 1.175 Kasus, Sembuh 814 Orang

Seperti halnya di Dataran Engku Putri, Rudi mengaku sudah memperintahkan agar nantinya tidak ada sambutan kepala daerah sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Nantinya hanya Kemenag Batam saja yang memberikan sambutan dan laporan terkait jumlah hewan kurban tahun ini.

“Intinya kita harus tetap disiplin, salat Idul Adha berjamaah diperbolehkan tapi saya pesan patuhui protokol kesehatan. Harus dimulai dari diri kita,” kata Rudi. (***)


PERKEMBANGAN COVID-19 KASUS

DomaiNesia

Berita Terkait