Home » 257 Ribu Pelajar Batam Pecahkan Rekor MURI dengan Menyikat Gigi Serentak

257 Ribu Pelajar Batam Pecahkan Rekor MURI dengan Menyikat Gigi Serentak

IDNNews.id, Batam – Sebagai bentuk memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran sejak dini kepada pelajar dalam menjaga kebersihan gigi, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan dan institusi terkait menggelar Sikat Gigi Massal dan Serentak.

Kegiatan yang bersampena Hari Kesehatan Nasional ke-55 ini, melibatkan 257 ribu pelajar se-Kota Batam.

Momen tersebut, juga menghasilkan pencatatan di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori kegiatan edukasi penyuluhan dan sikat gigi serentak oleh pelajar terbanyak di Indonesia.

“Oleh karenanya, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan di 2030 diharapkan menjadikan Indonesia, khususnya Batam bebas dari karies,” jelas perwakilan Rekor MURI disela-sela penyerahan papan nama.

Kegiatan ini juga, tambahnya, dapat memotivasi pelajar dan orang tua untuk selalu memonitor anaknya agar rajin menyikat gigi.

“Dan karenanya, MURI memberikan penghargaan Rekord MURI nomor 9287/R.MURI/11/2019 atas Rekord sikat gigi terbanya di Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, apa yang digesa oleh Dinas Kesehatan sangatlah positif dimana bisa memberikan motivasi positif kepada pelajar di Batam akan menjaga kesehatan gigi dan mulut.

“Kegiatan ini cukup bagus dan sangat positif. Dan semoga hal ini bisa ditiru oleh daerah lainnya untu melakukan hal yang sama,” jelas Jefridin.

Pencapaian rekor MURI ini, tambahnya, membuatnya sangat bangga, bahwa ternyata Batam bisa melakukan ini semua. 250 ribuan pelajar ikut ambil bagian.

“Dan kegiatan yang memotivasi ini diharapkan bisa dilakukan secara rutin dan berkala. Sehingga bisa menyadarkan anak-anak kita akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Harapan terbesar, Batam bisa menjadi kota yang terbebas dari penyakit karies,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kismarjadi yang mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus bentuk mencegah karies atau penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Dimana Karies menyebabkan gigi berlubang.

Baca Juga  Ini Paket Seru di Liburan Natal dan Tahun Baru di Harris Resort Barelang

“Selama ini kita ketahui bahwa, menyikat gigi adalah untuk kesehatan mulut dan sangat berpengaruh pada kesehatan. Karena penyakit rongga mulut dan gigi sangat mempengaruhi dalam perkembangan anak. Jika sakit gigi bagaimana bisa belajar mereka,” jelasnya.

Dan dengan kegiatan ini, tambahnya, sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih peduli pada kesehatan mulut dan gigi. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait