Home » 600-an Calon Jamaah Haji di Batam Gagal Berangkat ke Tanah Suci. Ini Penyebabnya

600-an Calon Jamaah Haji di Batam Gagal Berangkat ke Tanah Suci. Ini Penyebabnya

IDNNews.id, Batam – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama meniadakan Ibadah Haji 2020, oleh karena pandemi Covid-19 yang masih menghantui dunia khususnya Arab Saudi.

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pandemi ini berdampak pada semua aspek sosial keagamaan.

Selanjutnya, Kementerian membentuk pusat krisis Haji 2020, dimana Pusat krisis ini diberi mandat untuk mitigasi penyelenggaraan haji 2020.

“Tim ini sudah membentuk kajian khusus tiga skema penyelenggaraan haji,” kata Fachrul Razi saat konferensi pers pada Selasa, 2 Juni 2020.

Ketiga skema ini adalah haji normal, dibatasi, atau dibatalkan. Masuk Mei, opsi mengerucut pada pembatasan atau pembatalan.

Ia mengatakan Arab Saudi juga pernah berkali-kali menutup Ibadah Haji. Bahkan, kata dia, Indonesia pernah meniadakan keberangkatan Haji karena ada Agresi Militer Belanda dahulu kala.

Baca Juga  Dukung Efisiensi UMKM, PGN Layani Produsen Roti di Dumai

Menurut dia, Arab Saudi tak kunjung membuka akses haji untuk negara manapun. “Sehingga pemerintah tak punya waktu menyiapkan,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Batam, Zulkarnain Umar membenarkan adanya hal tersebut. Akan tetapi pihaknya belum mendapatkan informasinya secara resmi.

“Sudah melihat di online dan televisi. Akan tetapi belum dapat informasinya secara resmi,” jelas Zulkarnain saat dihubungi awak media, Selasa (2/6/2020).

Pihaknya pun menegaskan akan mengikuti arahan dari pusat, namun saat ini pihaknya masih sebatas menunggu arahan dan petunjuknya secara resmi.

Sebagaimana diketahui, Jemaah haji yang tertunda berangkat tahun ini ada sekitar 600-an Calon Jamaah Haji di Kota Batam dan akan menjadi prioritas berangkat 2021 mendatang.

Baca Juga  Pertama di Batam, ASITA Kepri Gelar Batam Treasure Hunt

“Tentunya kita sangat prihatin tidak bisa melaksanakan ibadah haji sesuai. Untuk itu, kita harus bersabar dan banyak berdoa saja agar tahun depan bisa diberangkatkan,” tutupnya.(***/iman)


DomaiNesia