Home ยป Alasan Ayah Tiri Aniaya Bayi hingga Tewas di Depok

Alasan Ayah Tiri Aniaya Bayi hingga Tewas di Depok

IDNNews.id, Depok – Seorang bayi perempuan usia dua tahun tewas setelah dianiaya ayah tirinya di Cimpaeun, Depok, Jumat (8/2/2019) lalu. Kasubbag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan, peristiwa itu bermula saat pasangan suami istri Hary Kurniawan (25) dan Eny (19) terlibat pertengkaran .

Hary si ayah tiri dan Eny merupakan ibu kandung bayi malang itu. Hary yang kesal dengan Eny melampiaskan emosinya dengan membanting bayi tersebut.

Wakapolresta Depok, AKBP Arya Perdana mengatakan, tiap cekcok, pasangan tersebut sering  saling menganiaya anak dari hari perkawinan mereka seblumnya.

Baca juga : Bayi Dikubur Hidup-hidup oleh Orangtuanya, Sempat Menangis saat Ditimbun

Hary dan Eny sudah dua tahun menikah. Saat menikah, pasangan itu sama-sama mempunyai anak dari pasangan mereka sebelumnya. Hary punya anak berusia 3,5 tahun dan Eny membawa anaknya yang berusia 2 tahun.

“Beberapa hari sebelum kejadian, pelaku sudah menganiaya korban (bayi F). Kemudian si istri kembali menganiaya anak pelaku dan bilang, ‘Kalau anak kamu diginiin, mau enggak’,” kata Arya Perdana.

Foto : Istimewa

Pada hari kejadian, Hary dan Eny sudah berbaikan. Hary meminta istrinya pulang ke rumah lebih awal.

“Tapi ternyata istrinya enggak pulang-pulang. Di rumahnya tidak ada lauk, dia (Hary) akhirnya marah dan menganiaya anaknya (tiri) hingga meninggal,” kata Arya

Baca juga : Ajaib! Bayi Ditemukan Selamat Setelah Terkubur 30 Jam di Reruntuhan

Awalnya, Hary berdalih korban sakit dan akan dibawa ke rumah sakit.

“Namun perbuatan pelaku dicurigai tetangga dan ibu korban hingga akhirnya dilaporkan ke polisi,” ucap Arya. 

Hasil otopsi menyebutkan, korban meninggal karena ada cairan yang merembes dari kepalanya. 

Baca juga : Soal Bayi Lahir Berutang Rp 9 Juta, PKS Ungkit Pernyataan Sri Mulyani

Baca Juga  Gubernur Sumatera Utara Resmikan Begawan Kupie Batam

Hary Mabuk

Hary Kurniawan mengaku dalam kondisi mabuk saat menganiaya bayi itu. Ia juga mengatakan, dirinya punya banyak masalah antara lain soal kondsi ekonomi.

“Saya pikir dia tidak apa-apa karena saya hanya melempar bayi (korban) ke kasurnya,” kata Hary.

Dilansir kompas, Hary mengaku, ia menganiaya anak tirinya lantaran kesal dengan istrinya yang sering kali mengabaikan anak Hary dari pernikahan sebelumnya.

Baca juga : Bayi Kembar Tiga di Aceh Tinggal Bersama Ibunya dalam Tahanan

Hary kini dijerat dengan Pasal 80 ayat 2,3,4 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo 351 Ayat 3 KUHP atas Perbuatan Pidana Penganiayaan terhadap Anak di Bawah Umur hingga meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyambangi rumah orangtua korban kemarin. Idris mengatakan, pihaknya akan mengupayakan bantuan hukum untuk mendampingi Eny.

Pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk menghilangkan trauma Eny dan anak Hary. (*)


DomaiNesia

Berita Terkait