Home » Amankan Sabu 47 Kilogram, TNI AL Selamatkan 47 Juta Generasi Muda Indonesia

Amankan Sabu 47 Kilogram, TNI AL Selamatkan 47 Juta Generasi Muda Indonesia

IDNNews.id, Batam – Tim gabungan dari Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam, menggagalkan aksi penmyelundupan narkoba jenis sabu-sabu jaringan internasional dengan berat keseluruhan mencapai 47 Kilogram (Kg).

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., sat jumpa pers dengan awak media di Lanal Batam pada Kamis (3/10/2019) malam menuturkan bahwa, keberhasilan penggagalan penyelundupan narkoba tersebut berawal dari adanya informasi yang disampaikan oleh pihaknya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih dalam. Dan didapati informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dari arah Out Port Limited (OPL) yang menggunakan speedboat.

“Setelah diintai, akhirnya tim yang merupakan gabungan dari Guskamla koarmada 1, Lantamal IV dan Lanal Batam ini, didapati pada Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 06.45 WIB adanya kapal atau speedboat yang dimaksud,” jelas Arsyad.

Kemudian, tambahnya, tim langsung berkoordinasi dan melakukan pengejaran di sekitar perairan Pulau Puteri, Nongsa Batam. Namun kencangnya speedboat yang dikendarai dua tersangka membuat tim berzibaku melakukan pengejaran.

Hingga akhirnya, kapal tersebut mengkandaskan diri di sekitar perairan Tanjungpinggir. Sementara para pelakunya, diketahui melarikan diri.

“Kapal tersebut sengaja ditinggalkan pelakunya. Saat kita cek, ternyata speedboat tersebut bermuatan 47 paket sabu dengan berat keseluruhan diperkirakan mencapai 47 kilogram(kg),” jelasnya .

Sebagaimana diketahui setiap paket sabu tersebut, diketahui terbungkus rapi dengan aluminium dan bermerek teh china.

Sementara itu, Tumpak Manihuruk Pelaksana tugas Kepala BNN Kota Batam mengapresiasikan apa yang sudah dilakukan oleh tim gabungan dari TNI AL tersebut.

Menurutnya, apa yang dsudah dilakukan ini merupakan bentuk dan tindakan nyata dalam menegakkan Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor.

Baca Juga  Respon 'Tantangan' Kadin Kepri, Tiga Bakal Calon Ini Bakal Tandatangani Kontrak Politik

“Kami sangat bangga dan berterima kasih dengan apa yang dilakukan oleh tim gabungan dari TNI AL ini. Yang mana telah melakukan Inpres nomor 6 tahun 2008, yaitu rencnaa aksi Nasional,” jelasnya.

Dengan adanya penangkapan ini, tambahnya, setidaknya sudah mampu mengurangi dampak banyaknya korban dari penyalagunaan narkoba jenis sabu ini di Indonesia, khususnya Batam.

“Penangkapan ini, setidaknya mengurangi korban-korban dari dampak penyalahgunaan di Indonesia. Mengingat, setiap 1 paketnya dengan berat kurang lebih 1 Kilogram, telah menyelamatkan 1 juta jiwa. Jika ditotal dari hasil tangkapan ini, maka kurang lebih 47 juta jiwa terselamatkan,” jelas Tumpak. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait