Home » Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Presiden Joko Widodo Ingatkan Pemda Waspada

Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Presiden Joko Widodo Ingatkan Pemda Waspada

IDNNews.id, Jakarta – Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan menjadi sorotan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, dan dalam arahannya diingatkan perlua adanya kewaspadaan Daerah untuk menghadapi ancaman kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sehingga jangan sampai kendur meskipun transisi ke musim kemarau diperkirakan terjadi pada Mei 2021.

Presiden juga menyoroti beberapa daerah yang sudah dilanda kebakaran hutan dan lahan sejak akhir Januari 2021 lalu, seperti di Pulau Sumatera tepatnya di Provinsi Riau.

“Setiap kepala Daerah agar melakukan deteksi dini, pencegahan Karhutlah diwilayahnya masing-masing dan selalu libatkan kepala desa, Bhabinsa dan babinkamtibmas agar tidak terjadi Karhutlah di wilayahnya,” jelasnya.

“Kita harus tahu puncaknya kapan, jadi persiapannya dimulai dari sekarang, planning disiapkan, organisasi dicek bekerja atau tidak, pada saat betul-betul panas kita sudah siap semuanya, Kita harapkan perencanaan pencegahan yang detail dan matang, sinergi kuat dan eksekusi lapangan semakin efektif,” tambahnya.

Baca Juga  Dua Gol Aubameyang Antar Arsenal ke 16 besar Liga Europa

Merespon hal tersebut, Pemerintah Kota Batam melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid menegaskan akan melaksanakan seluruh arahan presiden dalam rapat tersebut. Meski sebetulnya kondisi Batam tidak seperti daerah-daerah yang secara khusus disebu presiden dalam arahannya.

“Ada beberapa hal yang tadi ditekanan oleh presiden, kami siap melaksanakannya di Batam,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, dirinya akan terlebih dahulu melaporkan hasil rapat tersebut kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan selanjutnya akan ada penguatan koordinasi dengan Forkopimda Batam terkait apa saja yang akan dilakukan terkait pengendalian Karhutla di Batam.

“Koordinasi akan kami terus bangun, salah satunya di rapat tadi, bersama saya Kapolres dan Dandim juga hadir,” ucap dia.

Baca Juga  Resmikan Dermaga II Telaga Punggur, Menhub: Konektivitas Laut Sangat Diperlukan

Sementara itu, sejumlah arahan Presiden Joko Widodo yakni; pertama, prioritaskan upaya pencegahan dan jangan terlambat dengan menggerakkan seluruh komponen untuk melakukan deteksi dini. Dalam hal ini harus diikuti manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi dengan baik.

Kedua, infrastruktur monitoring dan pengawasan harus sampai tingkat bawah, selain memanfaatkan tekonologi, presiden meminta Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa dilibatkan dalam pencegahan Karhutla.

Masyarakat dan perusahaan hendaknya diberikan edukasi terus menerus bahwa membuka lahan jangan dengan membakar karean berdampak pada kesehatan dan kerugian ekonomi yang banyak.

Ketiga, perlu mencari solusi yang permanen untuk mencegah dan menangani Karhutla. Keempat, penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi gambut harus terus dilanjutkan. Kemudian, kelima, ia meminta langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi. (Iman)

Baca Juga  Update: Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah


DomaiNesia