Home ยป Antisipasi Peningkatan Kunjungan Wisman, Batam Siapkan Jalur Pelabuhan Internasional

Antisipasi Peningkatan Kunjungan Wisman, Batam Siapkan Jalur Pelabuhan Internasional

Syamsul Bahrum
Syamsul Bahrum

IDNNews.id, Batam – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau tengah menyiapkan sejumlah Pelabuhan Internasional sebagai pintu masuk wisatawan asing, guna mengantisipasi peningkatan kesepakatan antara Indonesia dan Singapura terkait pembukaan akses antarnegara.

“Kami siapkan dulu (pelabuhan internasional),” kata Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum usai meninjau kesiapan Pelabuhan Nongsa Pura, Batam, Senin (19/10/2020).

Pemerintah Indonesia dan Singapura menyepakati pengaturan koridor perjalanan (travel corridor arrangement/TCA) untuk perjalanan pebisnis yang penting, perjalanan diplomatik dan perjalanan kedinasan yang mendesak.

Syamsul Bahrum, Pjs Wali Kota Batam
Syamsul Bahrum, Pjs Wali Kota Batam

Dalam kesepakatan itu, pemerintah menetapkan dua pintu masuk dari dan ke Indonesia, yaitu Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Internasional Batam Centre.

“Meskipun pemerintah pusat telah memutuskan Pelabuhan Feri Batam Centre, namun kami mempersiapkan suatu saat nanti, mana tahu Nongsapura, Harbour Bay, juga pelabuhan di Lagoi (Kabupaten Bintan) dipersiapkan untuk turis yang datang,” kata dia.

Baca Juga  Sistem Manajemen Terpadu, Andalan ATB Melayani untuk Indonesia

Menurut dia, berdasarkan hasil pantauannya, Terminal Feri Nongsapura di Nongsa relatif siap untuk menyambut wisatawan yang datang.

Ia memantau rencana kedatangan WNA, mulai dari kapal berlabuh di terminal, kemudian memasuki pemeriksaan imigrasi, ke hotel tempat menginap, termasuk tempat pemeriksaan PCR.

“Kamar tidurnya ‘single’, bahkan bukan ‘single’ lagi, tapi challet tunggal, dan ada ratusan rumah model resor dan mereka siap,” kata dia.

Penginapan di Nongsa sangat siap menyambut orang-orang penting, mengingat Kawasan Nongsa adalah destinasi wisata eksklusi yang beberapa kali menjadi tempat menginap sejumlah pejabat dunia.

Di Nongsa terdapat beberapa resor mewah, yang menerapkan protokol kesehatan dengan detil dan ketat. Ia menyebut Nongsa sebagai bio safety zone.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Batam Cermati Presentasi Roadmap Tanjung Sauh

“Zona bio safety zone secara ‘nature’ ada dua, Lagoy dan Nongsa, dengan jajaran hotel berbasis leisure dan turis. Kami tunggu, diplomat, pengusaha dan pejabat pemerintah. Suatu saat nanti turis berdatangan, siap juga,” kata Syamsul. (**/ant)


DomaiNesia
UA-128167721-1