Home ยป Antrean BBM Masih Ada, Komisi 2 DPRD Batam Bakal Turun Sidak

Antrean BBM Masih Ada, Komisi 2 DPRD Batam Bakal Turun Sidak

Ilustrasi SPBU BBM Pertalite
Ilustrasi SPBU BBM Pertalite

IDNNews.id, Batam – Antrian kendaraan yang akan melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Batam, kembali terlihat sejak Selasa (15/10/2019).

Kali ini, antrian kendaraan tersebut tidak hanya terlihat untuk kendaraan jenis roda dua saja, akan tetapi kendaraan pribadi hingga kendaraan niaga juga terlihat ‘mengular’.

Pantauan di salah satu SPBU terlihat di sekitar Batam Center hingga Bundaran Madani. Antrean panjang ini, terlihat terjadi pada jam-jam sibuk seperti pagi dan siang. Bahkan tak jarang kondisi tersebut, sempat membuat arus lalulintas menuju SPBU tersebut mengerucut.

“Iya, Antriannya cukup panjang. Tapi kali ini yang terlihat untuk kendaraan jenis niaga. Namun ada juga kendaraan roda dua,” jelas Wisnu, salah satu pengendara saat ditemui IDNNews di SPBU Batam Center.

Baca Juga  Menu 'Termaknyus' dari 2 Executive Chef Bakal Meriahkan Malam Natal di HARRIS Resort Barelang
Ilustrasi SPBU BBM Pertalite
Ilustrasi SPBU

Ia juga mengakui, meski di sekitar lokasi (antrian) sedang ada perbaikan jalan, akan tetapi kondisi tersebut disebabkan oleh adanya pekerjaan tersebut.

“Memang disana ada pekerjaan perbaikan jalan, akan tetapi antrean itu bukan karena itu. Mereka memang sengaja mengantri untuk mendapatkan BBM jenis Solar dan premium,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi 2 DPRD Batam Hendra Asman mengaku akan melaporkan hal ini ke pimpinan komisi dan secepatnya aakn melakukan inspeksi mendadak (sidak).

“Sebelumnya, kami sudah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan instansi terkait. Jika memang masih ada laporan yang sama, maka saya akan melaporkan ke pimpinan komisi untuk melakukan inspeksi mendadak,” jelasnya.

Baca Juga  Pulihkan Ekonomi Pasca-Pandemi, Pjs Wali Kota Batam Luncurkan Batam Golf 2021
ilustrasi BBM Kosong
ilustrasi BBM Kosong

Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa bahan bakar minyak (BBM) merupakan kebutuhan pokok untuk masyarakat Batam. Dimana semua transportasi di Kota Batam rata-rata menggunakan bahan bakar premium dan solar dalam beraktivitas.

“Jika kedua hal ini terganggu, tetunya akan mempengaruhi aktivitas yang ada. Saya juga mengimbau manajemen Pertamina untuk bisa menyelesaikan persoalan ini,” terang Hendra Asman beberapa waktu lalu. (Iman)


DomaiNesia