Home » Aparat Keamanan Tembak Mati Dua Perusuh di Engku Putri Batam Center

Aparat Keamanan Tembak Mati Dua Perusuh di Engku Putri Batam Center

IDNNews.id, Batam – Pasukan anti teror detasemen Satbrimob Polda Kepri bersama TNI menembak mati dua orang perusuh di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Batam, Rabu(19/9) pagi.

Penembakan tersebut, berawal dari penyanderaan oleh sekelompok orang terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang merupakan buntut dari ketidakpuasan atas penghituangan suara salah satu calon dalam pemilihan umum.

Meski telah menembak mati para perusuh, ternyata para pelaku telah memasang bom waktu sebelum ditembak.

Walhasil pasukan penjinak bahan peledak (Jihandak) dari Gegana Polda Kepri pun diturunkan untuk menetralisir dan mengevakuasi benda yang diduga bom.

Setelah dievakuasi dari lokasi, pasukan Jihandak pun meledakkan benda yang diduga bom tadi di area tanpa penghuni.

Baca Juga  Perbaikan Plant Perta Arun Gas Selesai, Pasokan Gas Kembali Normal

Sebelumnya, ratusan massa yang tidak senang akan penghitungan suara di sebuah tempat pemungutan suara (TPS), terlihat menyerbu TPS dan meminta agar dilakukan penghitungan ulang.

Bagi mereka, apa yang dilakukan petugas di TPS tersebut terindikasi dipenuhi dengan tindakan kecurangan.

“Hitung ulang, kami tidak puas dan jumlahnya tidak sesuai dengan hitungan kami. Hitung ulang atau kami rebut kotak suara,” teriak massa yang terlihat sudah beringas dan semakin bertambah jumlahnya.

Melihat hal tersebtu, aparat keamanan gabungan dengan sigap mengamankan dan mengevakuasi kotak suara dengan pengawalan cukup ketat menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Melihat hal tersebut, massa yang beringas tadi mendatangi kantor KPU. Mereka terlihat menyerbu dan meringsek masuk ke dalam gedung KPU.

Baca Juga  Kejari Tanjungpinang Sebut Bakal Tahan Tersangka Dugaan Korupsi BPHTB

Namun ratusan personel keamanan yang telah berjaga-jaga sebelumnya berusaha menghalau amukan massa tadi hingga akhirnya kondisi aman terkendali.

Aksi tersebut, merupakan simulasi Operasi Mantap Brata 2018 dalam rangka pengaman pemilu di wilayah Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto saat ditemui awak media memberikan apresisasi yang luar biasa dari simulasi gabungan TNI dan Polri tersebut.

Meski demikian, pihaknya mengimbau kesigapan seluruh personel untuk menghadapi berbagai situasi apapun. “Harus siap dan sigap dalam situasi apapun. Mengingat apa yang kita lakukan ini, demi menjaga keamanan dan kenyamaan kepada masyarakat,” jelasnya.(Asrof/isu)


DomaiNesia