Home » BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Kemunculan Awan Cumulonimbus

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Kemunculan Awan Cumulonimbus

Puting Beliung di Lepas Pantai Singapura, IDNNews/Istimewa/Tempo

IDNNews.id, Batam – Fenomena kemunculan puting beliung di lepas pantai Singapura, dekat Sentosa 4, pada Sabtu (11/5) pagi, menimbulkan berbagai kekhawatiran..

Mengingat, Angin tersebut membentuk pusaran dari daratan ke laut hingga setinggi awan. Fenomena langka yang terjadi di Singapura ini terjadi sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Kondisi ini pun turut menimbulkan kekhawatiran masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. Mengingat, antara Singapura dan wilayah Kepri sangatlah dekat.

Namun demikian, terjadinya puting beliung diakui oleh Aprilia Susilowati, forcaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas l Hang Nadim Batam tidak pernah bisa diprediksi kapan dan dimana terjadinya.

Meski Cuaca di wilayah Kepri sendiri beberapa hari ke depan memang didominasi adanya pertumbuhan awan cumulonimbus (Cb) yang merupakan penyebab puting beliung.

Baca Juga  Tanam Ratusan Pohon, BP Batam dan Jasa Raharja 'Hijaukan' Batam

“Kita belum tahu, apakah hal yang sama (puting beliung,red) akan terjadi juga. Mengingat, tidak semua awan Cb dapat menghasilkan angin puting beliung.,” jelasnya saat dihubungi IDNNews, Senin (13/5/2019) pagi.

Dan adanya awan Cb, tambahnya, berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat dengan disertai petir dan angin kencang.

Untuk aktivitas kelautan, pihaknya mengimbau untuk selalu waspada terhadap potensi hujan yang bisa mengakibatkan gelombang laut naik secara cepat dan arus laut menjadi kuat.

“Semantara untuk aktivitas transportasi darat dan udara, saya imbau untuk mewaspadai kondisi hujan sedang hingga lebat yang dapat mengakibatkan jarak pandang mendatar berkurang,” jelasnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia