Home » Buntut ‘Agresi’ Nelayan Asing, Hasil Tangkapan Nelayan Natuna Menurun

Buntut ‘Agresi’ Nelayan Asing, Hasil Tangkapan Nelayan Natuna Menurun

IDNNews.id, Natuna – Pasca-maraknya nelayan asing yang berkeliaran di perairan Natuna, Provinsi Kepri, membuat nelayan yang mengandalkan laut dalam menghidupi keluarganya mengeluhkan menurunnya hasil tangkapan mereka.

Hal tersebut diungkapkan Zenudin Hamzah, Ketua Himpunan Nelayan Indonesia (HNI) Kabupaten Natuna. Ia juga mengatakan bahwa penurunan tersebut terbilang sangat signifikan.

Ilustrasi

“Sebelumnya, pendapatan dari hasil tangkapan ikan capai 25 persen. Kini menurun drastis. Bahkan bisa dibilang setelah pejabat lama sudah lengser (Menteri Susi),” jelasnya, Selasa (7/1/2020).

Ia pun mengaku tidak memahami kebijakan yang diterapkan oleh pejabat baru yang menggantikan posisi Susi Pudjiastuti.

Akibatnya, nelayan – nelayan asing dari Vietnam hingga Thailand mulai berkeliaran di perairan Natuna yang meliputi Pulau Laut, Subi, Pulau Tiga dan wilayah lainya.

Mereka mengunakan kapal dengan ukuran hingga 150 GT dan telah masuk 4 Mil dari lepas pantai. Hamzah juga mengatakan para nelayan asing tersebut tidak sampai menyerang nelayan.

Namun demikian, mereka telah merebut penghasilan kekayaan laut Natuna tentunya.

“Dan hal ini sangat merugikan kami. Sedangkan kapasitas kapal yang digunakan nelayan Natuna kisaran 10 Gras Not (GT) ke bawah dengan alat tangkap sederhana. Saat ini lagi-lagi musim Utara puncak, karena kapal – kapal nelayan kita ukurun – ukuran kecil jadi mereka melaut tidak melibihi jarak 12 mil,” kata Zaenudin. (*)

Baca Juga  Amankan Delapan Tersangka, Polda Kepri 'Banjir' Tangkapan Narkoba

DomaiNesia

Berita Terkait