Home » Coffe Morning, Kepala BUBU Amran: Bandara Hang Nadim Batam ‘Jendela Dunia’

Coffe Morning, Kepala BUBU Amran: Bandara Hang Nadim Batam ‘Jendela Dunia’

IDNNews.id, Batam – Transportasi adalah suatu sistem yang terdiri dari prasarana, sarana dan sistem pelayanan yang memungkinkan adanya pergerakan ke seluruh wilayah sehingga terakomodasi mobilitas masyarakat.

Selain itu, transportasi juga sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan
pembangunan suatu wilayah. Salah satu transportasi yang saat ini terus
berkembang dan menjadi perhatian adalah transportasi udara.

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang mengalami peningkatan jumlah penumpang transportasi udara yang cukup drastis. Transportasi udara dimana di dalamnya termasuk bandara merupakan infrastruktur yang melayani penerbangan yang dilakukan penumpang.

Dan dengan meningkatnya jumlah penumpang transportasi udara, maka perlu dilakukan pengembangan bandara untuk dapat memenuhi kebutuhan penumpang.

Dimana kegiatan pengembangan bandara merupakan kegiatan yang bertujuan
untuk meningkatkan infrastruktur dalam suatu wilayah atau kota mengingat
besarnya peran infrastruktur.

Dan Bandara juga memiliki pengaruh atau dampak yang besar terhadap
pertumbuhan ekonomi. Selain itu, perkembangan suatu wilayah terutama
kawasan sekitar bandara memiliki pertumbuhan yang relatif berkembang
lebih cepat dibandingkan dengan wilayah lainnya.

Baca Juga  Genki Sushi Hadir di Grand Batam Mall

Berbekal hal tersebut, manajemen Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim mengelar Coffe Morning bertajuk ‘Bersama Memajukan Hang Nadim Batam’ yang digelar di Ballroom Hotel Harris Batam Center pada Selasa (6/4/2021) pagi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala BUBU Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi Amran, Profesional Kebandaraan Indonesia Yon Sugiono,MBA dan M.Ikhsan Tatang, Ketua Umum Ikatan Ahli Bandara Indonesia (​IABI), serta sejumlah tamu undangan dari maskapai hingga institusi terkait di Bandara.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BUBU Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi Amran mengajak semua pihak untuk bisa memandang sebuah bandar udara (Bandara) sebagai jendelanya dunia.

Arus Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam . foto/Istimewa
Arus Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam . foto/Istimewa

Mengingat, apapun yang terjadi dalam sebuah bandara di suatu daerah maupun negara selalu mendapatkan sorotan penting. Baik itu baik maupun buruk. Sehingga, ‘sosok’ maupun bentuk dari Bandara itu sendiri sangat tergantung pada semua pihak.

Baca Juga  Bank Riau Kepri Siap Kembangkan Wakaf Uang

Ajakan ini juga membuat dirinya ‘menggarisbawahi’ akan pentingnya beberapa persyarataan penting agar Bandara itu tidak sampai ‘mati, dan tetap eksis seperti saat ini. Yakni keselamatan dan keamanan.

“Dua aspek penting ini, menjadi fokus secara internasional. Sehingga hal ini juga menjadi perhatian kita bersama. Imaje Bandara itu, sangat bergantung pada kita semua. Sehingga tidak hanya cukup dilakukan oleh manajemen BUBU Hang Nadim saja. Namun dibangun oleh kita semua. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk sama-sama memajukan dan ‘menjaga’ imaje itu. Sehingga tumbuh dan berkembangnya Bandara Hadim ini menjadi tanggungjawab bersama,” tegas Amran.

Arus Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam . foto/Istimewa
Arus Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam . foto/Istimewa

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Konsorsium PT Angkasa Pura I (Persero) bersama Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, memenangkan tender seleksi Pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Baca Juga  Peneliti Core: Peredaran Uang Bakal Tetap Tumbuh Saat Ramadan dan Lebaran

Dengan kemenangan ini, konsorsium AP I bersama Incheon International Airport Corporation dan Wijaya Karya akan mengelola Bandara Internasional Hang Nadim. Masa pengelolaan berlaku selama 25 tahun.

Kemenangan itu diumumkan oleh Panitia Pengadaan Proyek KPBU Bandara Hang Nadim di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) pada Jumat (19/3/2021) lewat laman resmi BP Batam.

Konsorsium AP I mendapatkan peringkat pertama dengan poin 100. Nilai itu mengungguli peserta konsorsium yang tersisa, yakni PT Angkasa Pura II (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Egis Project S.A, dan Engie South East Asia Pte Ltd. (Iman Suryanto)


DomaiNesia