Home ┬╗ Dewan Kepri Tinjau Proyek Infrastruktur di Pulau Kasu dan Belakangpadang

Dewan Kepri Tinjau Proyek Infrastruktur di Pulau Kasu dan Belakangpadang

IDNNews.id, Batam – Pembangunan infrastruktur di berbagai daerah diketahui sedikit banyak memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi, kenyamanan hingga kesejahteraan masyarakatnya.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah daerah di Provinsi Kepri guna meninjau sejumlah proyek infrastruktur yang sebelumnya sudah berjalan maupun tengah berjalan yang bersumber dari anggaran tahun 2018 lalu.

BACA: DPRD Kepri Inginkan Proyek Strategis Ditangani Konsultan Berpengalaman

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pulau Kasu dan Belakangpadang, Rabu(6/2/2019).

Hal ini terlihat pada Rabu(6/2/2019) pagi, dimana rombongan Komisi III yang terdiri dari Ketua Komisi Widiastadi Nugroho, Wakil Ketua Komisi Surya Makmur Nasution bersama sejumlah anggota yang terdiri dari Raja Bakhtiar, Saproni, Alex Guspeneldi, Asep Nurdin, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Suryani dan Joko Nugroho mengunjungi Pulau Kasu dan Pulau Belakangpadang.

Dengan menggunakan tiga unit pompong, rombongan memulai perjalanan di Pelabuhan Rakyat Sekupang, Batam.

Di Pulau Kasu, rombongan melihat dari dekat kondisi pembangunan jembatan yg menghubungkan antara Pulau Kasu ke Pulau Mongkol di Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakangpadang.

BACA: Kejar Pelaku Pembuangan Limbah Minyak, Komisi III DPRD Kepri Datangi Kemenko Kemaritiman

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pulau Kasu dan Belakangpadang, Rabu(6/2/2019).

Jembatan yang mulai dibangun sejak Agustus 2018 silam dan memiliki total panjang 500 meteran ini, telah selesai terbangun sepanjang 150 meter. Meski demikian, sejumlah tiang pancang yang terbuat dari konstruksi beton sudah tertanam di perairan.

Dengan konstruksi yang kuat dan aman, jembatan ini menjadi salah satu akses yang memudahkan 1.200 kepala keluarga (KK) di kelurahan tersebut untuk beraktivitas secara aman, nyaman dan cepat.

“Jembatan ini menjadi penghubung antara dua pulau Pak. Dan memudahkan 80 kepala keluarga yang ada di Pulau Kasu ini,” jelas Syahrul, Ketua RT 15/RW 05 saat ditemui IDNNews.id.

Baca Juga  Telkomsel Fokus Percepatan Pemerataan Infrastruktur Teknologi Broadband Terdepan

BACA: Komisi III DPRD Kepri Sidak Proyek Pembangunan Jalan Senilai Rp 32 Miliar di Batam

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pulau Kasu dan Belakangpadang, Rabu(6/2/2019).

Ia juga mengatakan banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat akan adanya jembatan ini nantinya. Mengingat, selama ini masyarakat yang akan berobat dan menyekolahkan anak-anak mereka dari Pulau Mongkol ke Pulau Kasu harus menyebrangi laut. Dan kondisi ini semakin sulit ketika kondisi cuaca sedang ‘tak baik’.

“Di Pulau Kasu ini ada Puskesmas dan dua sekolah yakni SMPN 7 dan SMAN 7. Dan kami berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kami. Sehingga nantinya jembatan ini meberikan manfaat yang besar warga kami disini,” jelas Syahrul lagi.

BACA: Urai Polemik Peleburan BP Batam, Ketua DPRD Batam: Keluarkan Saja PP, Selesai!

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pulau Kasu dan Belakangpadang, Rabu(6/2/2019).

Sementara itu, di Pulau Belakangpadang rombongan melihat dari dekat kondisi proyek pengembangan parkir roda 2 dengan ukuran 42X6 meter di Dermaga Pelabuhan Belakangpadang.

“Selama ini kondisinya seperti ini, kondisi pelantar pelabuhan yang sempit menyulitkan warga untuk beraktivitas oleh banyaknya kendaraan yang parkir. Berkat adanya pembangunan ini akan membuat arus keluar dan masuk orang serta barang akan lebih mudah dan cepat,” jelas seorang warga.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provisi Kepri Widiastadi Nugroho mengatakan bahwa pembangunan fisik menjadi salah satu program penting dan menjadi prioritasnya di Kepri.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pulau Kasu dan Belakangpadang, Rabu(6/2/2019).

Mengingat dengan adanya pembangunan fisik, artinya akan tersedia banyak peluang-peluang usaha dan kemajuan ekonomi untuk masyarakat.

Oleh sebab itu, Politisi PDI Perjuangan ini akan terus konsisten mendorong agar adanya anggaran yang lebih besar untuk sektor infrastruktur di Kepri.

“Sidak ini terbilang disengaja. Kami sudah terima laporannya, tapi tetap tinjau langsung kondisi terakhir pembangunannya. Saya pun akan fokus dan perhatikan ini, agar mucul pemerataan di semua bidang. Dan tidak ada kesan pembangunan hanya di perkotaan saja, akan tetapi di daerah juga,” jelasnya.

Baca Juga  Tantang Wujudkan Pertumbuhan 7 Persen, Ketua Kadin Kepri: Kami Cari Calon yang tak 'Berkosmetik' di Pilkada 2020

BACA: Pencemaran Limbah Minyak, Buat Resah DPRD Kepri

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pulau Kasu dan Belakangpadang, Rabu(6/2/2019).

Hal senada juga diungkapkan Wakil Komisi III Surya Makmur Nasution yang mengatakan pembangunan di pulau-pulau yang ada di Kepri butuh perhatian serius. Utamanya membangun konektivitas antarpulau.

“Saya melihat meski pembangunan jembatan secara ekonomi belum berdampak signifikan, akan tetapi dapat menjadi jembatan akses pendidikan anak-anak Kasu ke Pulau Mongkol. Selain itu dapat memberi akses transportasi kapal-kapal dari Karimun menuju Batam singgah ke Kasu.

Pembangunan di pulau memang butuh biaya besar. Dan hal itu tidak mengapa karena pembangunan memang untuk masyarakat,” jelasnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait