Home » Direktur Amrta Institute: Layanan Air Bersih di Batam Lebih Komprehensif Saat Dipegang ATB

Direktur Amrta Institute: Layanan Air Bersih di Batam Lebih Komprehensif Saat Dipegang ATB

Layanan Water Tanker dari ATB
Layanan Water Tanker dari ATB

IDNNews.id, Batam – Pengelolaan air di Batam terbilang lebih komprehensif dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia saat dikelola oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB), bahkan melebihi pengelolaan air bersih di Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Amrta Institute, Nila Ardhianie. Dalam keterangan resminya, Nila mengatakan bahwa hal tersebut berdasarkan data-data yang ada.

“Pengelola air bersih di Batam saat dipegang ATB terbilang lebih baik dan memiliki cakupan penyebaran cukup tinggi,” ungkapnya.

Layanan ATB
Layanan ATB

Menurut data yang dirilis oleh ATB, perusahaan ini mampu membukukan cakupan pelayanan hingga 99,7 persen di akhir masa konsesinya pada November 2020 silam. Dengan kontinyuitas suplai mencapai 23,7 jam dan rata-rata kehilangan air 14 persen.

Baca Juga  Bolehkan Bayar Zakat Fitrah dengan Uang? Berikut Penjelasan Majelis Ulama Indonesia

Catatan ini, menjadikan Batam mendapat predikat sebagai kota dengan pengelolaan air bersih terbaik di Indonesia.

Nila juga memaparkan, jaminan pelayanan air bersih profesional memang sangat sangat penting bagi Batam. Terutama karena Batam memiliki peran penting dalam pilar perekonomian Indonesia, dan perannya sebagai gerbang Indonesia di bagian barat.

Dengan posisinya yang strategis, pemerintah punya kewajiban memberikan jaminan terhadap kualitas pelayanan yang memadai.

Tidak hanya dalam menentukan operator yang profesional, pemerintah sebagai regulator juga harus punya peran yang kuat.

ATB berkomitmen menjaga kualitas air bersih yang sampai kepada pelanggan. ATB melakukan pengujian terhadap 160 sampel air setiap harinya.
ATB berkomitmen menjaga kualitas air bersih yang sampai kepada pelanggan. ATB melakukan pengujian terhadap 160 sampel air setiap harinya.

“Peran pemerintah seperti Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai regulator harus lebih kuat, tapi juga dan terbuka terkait proses lelang nantinya,” paparnya.

Ia juga menekankan pentingnya, sinergi yang kompak antara BP Batam sebagai regulator dengan operator SPAM Batam kedepan. Karena bermuara pada pelayanan air bersih yang terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga  Ditreskrimsus Polda Kepri: Ketersedian Sembako Aman. Ada Kenaikan Harga, Tapi Masih Wajar

“Kedua belah pihak harus memahami masing-masing kewajiban dan haknya, dalam kontrak kerja sama. Jadi diperoleh solusi terbaik, agar pelayanan air ke masyarakat tidak terganggu,” ungkapnya.(*)


DomaiNesia