Home » DPD Projo Kepri Deklarasikan Diri Dukung SInergi di Pilkada 2020

DPD Projo Kepri Deklarasikan Diri Dukung SInergi di Pilkada 2020

IDNNews.id, Batam – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Kepri mendeklarasikan dukungan resmi terhadap DR HM Soerya Respationo,SH,MH sebagai calon Gubernur Kepri dalam Pilkada Kepri 2020.

Acara deklarasi dan pembacaan surat keputusan DPD Projo Kepri itu dilaksanakan di kediaman Cagub Kepri Soerya Respationo, di Taman Dutamas, Batam Kota, Jumat (23/10/2020) sore.

Hadir dalam acara deklarasi sekaligus silaturahmi itu Ketua DPD Projo Kepri Kartono, Sekretaris I Wayan Catra Yasa, dan para pengurus Projo.

Dalam surat keputusan itu ditegaskan, bahwa dukungan penuh kepada Soerya yang berpasangan dengan cawagub Kepri Iman Sutiawan ini merupakan hasil dari rapat pengurus DPD Projo Kepri pada Kamis 15 Oktober.

Baca Juga  Hasil Lengkap Liga Champions Kamis 26 November 2020

Hal itu juga sesuai surat instruksi internal dari DPP Projo pada 27 Juli 2020, tentang Pilkada serentak 2020.

“DPD Projo Kepri mendukung sepenuhnya Ketua Dewan Pertimbangan DPD Projo Kepri DR HM Soerya Respationo,SH,MH sebagai calon gubernur Kepri pada pilkada serentak 2020,” demikian butir pertama pernyataan Projo Kepri.

Selanjutnya, Projo Kepri menginstruksikan kepada seluruh ketua DPC Projo kabupaten/kota se-Kepri untuk melaksanakan keputusan ini dan wajib melaporkan kegiatan maupun perkembangan daerah setempat.

Di sela-sela acara deklarasi dan pembacaan surat keputusan itu, para pengurus Projo Kepri sempat berdialog dan diskusi bersama HM Soerya Respationo mengenai beberapa program unggulan Sinergi Kepri.

Soerya menjabarkan bahwa program prioritas Sinergi kepri adalah pemulihan ekonomi akibat pandemi covid, sekaligus menyangkut pemulihan kondisi sosial kemasyarakatan saat ini.

Baca Juga  Pahami Kebutuhan Pelanggan, XL Axiata Terapkan Omnichannel CVM

Ditegaskan Soerya bahwa akibat pandemi, sektor ekonomi di Kepri terpuruk. Hal itu tidak hanya menimpa perushaan-perusahaan berskala besar, namun juga keterpurukan juga dialami pelaku UMKM.

Dampak lebih jauh hal ini berakibat pada goyahnya kondisi sosial kemasyarakatan. Seperti jumlah pengangguaran yang melonjak, angka kriminalitas yang cenderung meningkat, persoalan pendidikan, hingga masalah keharmonisan kehidupan rumah tangga warga masyartakat.

Oleh karena itu, dalam program-program unggulan Sinergi Kepri telah merumuskan sejumlah program, termasuk adanya insentif pajak hingga bantuan modal tanpa bunga untuk UMKM.

“Adanya bantuan modal untuk UKM/UMKM ini bisa dilakukan dengan menyusun prioritas-prioritas dalam program pembangunan di Kepri. Misalnya anggaran untuk infrastruktur untuk sementara ditunda, dan bisa dimanfaatkan untuk dana bantuan guna pemulihan ekonomi di masyarakat,” bebernya.(*)


DomaiNesia
UA-128167721-1