Home » DPRD Kepri Sarankan Gubernur Bentuk Tim Khusus Percepatan Penyerapan Anggaran

DPRD Kepri Sarankan Gubernur Bentuk Tim Khusus Percepatan Penyerapan Anggaran

Wakil ketua komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur
Wakil ketua komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur

IDNNews.id, Tanjungpinang – Wakil ketua komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur menyarankan Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk segera membentuk tim khusus percepatan penyerapan anggaran APBD 2021.

Mengingat, kondisi Penyerapan anggaran APBD 2021 yang sampai saat ini baru mencapai 6%, dan terbilang masih sangat memprihatinkan.

Kondisi ini tidak saja memperburuk laju pertumbuhan ekonomi secara makro, tapi secara mikro, ekonomi kerakyatan juga sulit bertumbuh dalam situasi seperti ini.

Menurut pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, melambannya serapan anggaran daerah ini, ditengarai akibat peralihan sistem informasi pemerintah daerah yang sebelumnya menggunakan aplikasi SIMDA, kemudian berganti menjadi aplikasi SIPD sesuai dengan Permendagri No. 70 tahun 2019.

Baca Juga  Sepanjang Tahun 2021, Santunan untuk Korban dari PT Jasa Raharja Kepri Alami Peningkatan

Menurut Sirajudin, melambannya serapan anggaran daerah yang hampir tiap tahun terjadi merupakan kisah klasik yang selalu berulang di tahun yang berbeda.

Wakil ketua komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur
Wakil ketua komisi IV DPRD Kepri, Sirajudin Nur

“Ini kan kisah klasik dan hampir tiap tahun serapan anggaran daerah memang tidak cukup baik. Tapi kita akui tahun ini adalah yang terburuk. Hampir semua program pemerintah tidak bisa dijalankan karena kesalahan input program di sistem yang baru. Kami sedang mendalami ini apakah ini karena Human Error atau System Error,” ungkap pria yang biasa disapa Sira, Selasa (20/4/2021).

Sirajudin kemudian menambahkan, jika persoalan serapan anggaran daerah tidak lepas dari tiga hal yakni; politis, teknis dan hukum. Itu tiga faktor yang bisa mempengaruhi lambannya serapan anggaran daerah. Dan ini terjadi juga di beberapa daerah.

Baca Juga  Rekomendasi HP Xiomi untuk Abadikan Momen Lebaran

“Maka kita akan melihat rendahnya serapan anggaran daerah ini dari tiga pendekatan tersebut. Jika masalahnya politis, pemerintah pusat bisa turun tangan menyelesaikan atau menengahi, kalau masalahnya teknis, kita harus sama sama mencari cara untuk menyelesaikan, kalau masalah hukum atau regulasi, pemda silahkan berkordinasi ke Kemendagri,” katanya.

Ketika ditanyakan tentang pengaruh retaknya hubungan antara Gubernur & Wakil Gubernur Kepri yang akhir akhir ini mencuat di publik dengan lambannya penyerapan anggaran, Sirajudin menepis anggapan itu.

“Saya kira tidak usah beropini sampai kesanalah. Pemda itukan bukan cuma Gubernur dan Wakil Gubernur, tapi juga ada DPRD sebagai bagian dari unsur pemerintahan daerah,” tegas Sira.

Baca Juga  Libur Lebaran, Saatnya ke di HARRIS Resort Barelang. 'Banyak Promo Loh'

Sebagai jawaban dari persoalan krusial terkait anggaran ini sirajudin menyarankan agar Gubernur mengambil tindakan strategis untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kita minta Gubernur yang baru ini segera membentuk Tim Khusus Percepatan Penyerapan Anggaran Daerah. Salah satu tugas tim khusus ini untuk mengurai benang kusut masalah sistem tadi dan mengkordinasikan Penerapan SIPD dimasing masing OPD, agar semua perangkat daerah memiliki kesamaan persepsi dan kemampuan yang sama dalam mengoperasionalisasikan SIPD tersebut,” jelasnya. (***)


DomaiNesia