Home ยป Dua Tugboat Coba Evakuasi MT Eastern Glory dari Jembatan 2

Dua Tugboat Coba Evakuasi MT Eastern Glory dari Jembatan 2

IDNNews.id, Batam – Pasca-menabrak Jembatan Nara Singa atau yang dikenal dengan jembatan 2 Barelang, dua Tugboat berusaha mengevakuasi kapal minyak MT Eastern Glory dilokasi kejadian.

Arus air dan hembusan angin yang kuat terlihat menyulitkan dua Tugboat untuk membawa MT Eastern Glory menjauh dari jembatan tersebut.

“Arus airnya kuat, sejak beberapa jam lalu,” jelas Tarmadi, warga setempat saat ditemui IDNNews.id , Rabu(23/1/2019).

BACA: Diduga Terbawa Arus, Tangker MT Eastern Glory Tabrak Jembatan 2 Barelang

Pria yang sehari-hari berjualan jagung di sekitar jembatan 2 ini pun mengaku sempat melihat detik-detik saat kapal MT Eastern Glory menabrak jembatan.

Bahkan dirinya sempat mendengar suara dari gesekan lambung kapal dengan sisi jembatan dan tiang pancang yang ada di bawah jembatan.

Baca Juga  Daftar 40 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

“Suaranya panjang saat kapal bergesekan dengan dinding tiang panjang tadi,” jelasnya.

Sementara itu, Wiwin, warga lainnya mengaku melihat kondisi kapal saat berpindah dari tempat semula di Depo Pertamina hingga akhirnya membatalkan jembatan.

“Awalnya kapal MT Eastern Glory akan berpindah, karena ada kapal lainnya yang akan masuk. Namun tidak tahu kenapa, Tugboat yang ada di sisi kapal terlihat tidak kuat melawan arus dan menahan kapal tadi. Akhirnya menabrak jembatan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi kejadian kapal tersebut mengalami rusak di beberapa bagian setelah menabrak sisi jembatan. Di antaranya tiang samping kanan kapal, penyok di sisi kapal sepanjang dengan panjang kurang lebih 10 meter.

Baca Juga  Integrasikan Perencanaan Pembangunan, Rudi: Batam Akan Menjadi Kota Hebat

Di bagian atas dekat kemudi, ditemukan puing-puing besi patahan dltiang tadi. Sementara itu, sejumlah anak buah kapal dan nahkodanya terlihat sibuk menggerakkan kapal ke posisi menjauhi jembatan.

“Arus lautnya cukup deras. Itu saja dibantu dengan Tugboat dan beberapa kapal lainnya,” jelas warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan aparat keamanan, abk maupun pemilik kapal. (Iman Suryanto)


DomaiNesia