Home » Ganjar Pranowo: Dibalik Kumisnya Mas Soerya yang Tebal, Ada Hati yang Melankolis

Ganjar Pranowo: Dibalik Kumisnya Mas Soerya yang Tebal, Ada Hati yang Melankolis

IDNNews.id, Batam – Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo yang dikenal cukup aktif di media sosial dan berinteraksi dengan anak-anak muda, ternyata mempunyai hubungan yang baik dengan calon Gubernur Kepri nomor urut 1, Soerya Respationo.

“Saya kenal betul dengan beliau, sudah seperti kakak saya sendiri,” ujar Ganjar saat bersilahturahmi ke kediaman Soerya Respationo, Jumat (13/11/2020) malam.

Ganjar mengungkapkan, sosok Soerya Respationo adalah seorang pengambil keputusan yang berani.

Menurutnya kepemimpinan selalu memerlukan keberanian dalam menghadapi dan mengambil risiko di suatu tingkat tertentu untuk membuat perubahan. Oleh karena itu Kepri sangat membutuhkan Soerya Respationo.

“Kepri itu perlu tindakan-tindakan yang cepat. sebagai satu sampel, anak-anak muda susah mendapatkan ruang untuk kreatif. Maka tadi ketika bersilaturahmi dengan masyarakat Jawa Tengah yang ada di Batam, saya ceritakan sama mas Soerya, mas tadi aku ketemu sama anak-anak muda mereka butuh ruang Kreatif seperti film maker, desainer, mereka juga membangun marketplace baru, mereka butuh sharing tapi tidak mendapatkan fasilitas,” terang Ganjar.

Baca Juga  Usai Mengalahkan Ferencvaros, Juventus Pastikan Tiket 16 Besar

Masukan yang disampakan Ganjar Pranowo disambut oleh Soerya “Oke, langsung kita kerjakan!”.

Selain itu Ganjar juga menilai Soerya Respationo memiliki perhatian besar dalam pembinaan anak muda.

Bahkan ia mengetahui ada banyak anak muda yang tumbuh dan berkembang dengan baik di bawah binaan Soerya Respationo. Bukan hanya pembinaan entrepreneur, melainkan juga pembinaan mental dan moral.

“Sekitar 10 tahun yang lalu saya mendengar cerita dari mas Soerya bagaimana dari awal ceritanya, membina anak-anak muda yang tumbuh dalam kerasnya kehidupan dan akhirnya mereka dapat dilunakkan dengan pendidikan, edukasi dan mas Soerya melakukan itu. Di balik kumis yang tebal ada hati yang melankolis juga,” tutup Ganjar Pranowo sambil tertawa.

Genjot Perfilman Lokal

Memfasilitasi ruang bagi anak muda dan milenial, inilah yang dilakukan oleh pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo dan Iman Sutiawan.

Baca Juga  Jelang Lawan Mike Tyson, Roy Jones Jr Asuransikan Kuping

Soerya ditemani oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang tengah berada di Batam mengadakan diskusi ringan bersama insan kreatif, Sabtu (13/11/2020).

Di sesi dialog, Ganjar Pranowo menanyakan kepada seorang movie maker Batam, Je Yatmoko yang Namanya sudah tak asing lagi di kalangan sineas Kepri. Anak muda kreatif itu telah merilis film berjudul Arumi Night is Blue.

“Kira-kira jika pengen mengerakkan anak-anak muda yang kreatif di Batam dan Kepri, agar industri kreatifnya naik, apa yang dibutuhkan ?,” Tanya Ganjar Pranowo kepada Yatmoko.

Kesempatan itu pun digunakan Je Yatmoko untuk menyampaikan langsung aspirasinya mewakili para sineas Kepri.

“Tempat pemutaran untuk film. Paling gak biar sudah ada jaminan, misal kita buat film sudah ada tempat pemutarannya. Kalau sekarang kita harus sewa bioskop dulu. Kemudian bioskop yang ada di Batam ogah-ogahan mutar film lokal, karena takutnya tidak bisa datangkan profit. Kalau bisa ada regulasi, misal ada 1 bioskop ada 1 layar wajiblah di putar film lokal per Minggu,” jawab Yatmoko.

Baca Juga  Sistem Manajemen Terpadu, Andalan ATB Melayani untuk Indonesia

Mendengar harapan itu Ganjar pun langsung menimpali dengan cepat.

“Kalau itu gak perlu ragu, kecil itu. Nanti kalau pak Soerya menang jadi Gubernur Kepri pasti mudah diwujudkan. Iya kan pak Soerya?,” tanya Ganjar kepada Soerya yang dibalas senyum penuh keyakinan untuk merealisasikan harapan sineas Kepri itu.

Yatmoko mengatakan dengan adanya regulasi tersebut akan memotivasi sineas di Kepri untuk terus berkarya.

“Saya berkomitmen selama saya bisa berkarya ya terus berkarya. Di Batam yang sudah rilis layar lebar, film maker sudah ada 5,” tambahnya.

Acara yang menarik tersebut juga diiringi dengan juru bahasa isyarat sehingga bisa dipahami oleh teman-teman tuna rungu juga.

Bagi anak muda dan insan kreatif di Kepri, Soerya Respationo dan Iman Sutiawan adalah sosok yang memahami keinginan dan kebutuhan mereka untuk memiliki sarana penyaluran bakat dan kreativitas.(rilis)


DomaiNesia
UA-128167721-1