Home ยป Hibah Aset Tahap 2 Senilai Rp 1,416 Triliun Bakal Diserahterimakan dari BP Batam ke Pemko

Hibah Aset Tahap 2 Senilai Rp 1,416 Triliun Bakal Diserahterimakan dari BP Batam ke Pemko

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin

IDNNews.id, Batam – Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menegaskan Kementerian Keuangan telah mengeluarkan surat keputusan terkait proses hibah aset untuk tahap 2 dari Badan Pengusahaan (BP) Batam ke Pemerintah Kota Batam.

Dimana surat ditanda tangani Menteri Keuangan tersebut tertangga 8 Juli 2019 terkait ersetujuan hibah barang milik negara dan bangunan dari BP Batam ke Pemko Batam.

“Sudah keluar suratnya dari Menteri Keuangan tertanggal 8 Juli 2019. Dengan demikian, semua aset yang masuk dalam tahap 2 harus diserahkan dalam kurun waktu 3 bulan setelah surat tersebut dikeluarkan,” Jelas Jefridin saat dihubungi IDNNews.id, Senin (2/9/2019) pagi.

Ia juga mengatakan aset tahap 2 tersebut terdiri dari 9 item. Yang terdiri dari lahan TPA Telaga Punggur, TPU Sei Temiang, taman dan lapangan Alun-alun Engku Putri, Stadion Sei Harapan (tanah dan tribun), Bumi Perkemahan, lahan tahap dua Pasar Induk Jodoh, bangunan Puskesmas Tanjungsengkuang, serta 15 unit rumah dinas di Sekupang.

Baca Juga  Kemenko Perekonomian RI Sosialisasikan PP Nomor 41 Tahun 2021
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin

“Dan saat ini, dalam proses pembuatan berita acara dari BP Batam ke Pemko Batam. erdasarkan surat tersebut, maka 8 September ini sudah harus diserahkan ke Pemko sesuai dalam surat persetujuan dari Menteri Keuangan tersebut,” terangnya.

Ketika disinggung mengenai total nilai di aset tahap 2 tersebut, dengan jelas orang nomor tiga di Pemerintah Kota Batam ini menegaskan mencapai Rp 1,416 Triliun.

Dan setelah tahap 2 ini diserahterimakan, maka akan ada tahap 3,4,5 dan 6 lagi yang masuk dalam proses. Dimana aset tahap 3 tersebut terdiri dari ruas jalan yang mencakup 669 ruas alan di Batam.

Aset tahap empat, diantaranya Taman Kolam Batam Center, Taman Kolam Sekupang, pelantar pelabuhan antara pulau di Sekupang, kawasan wisata Dendang Melayu jembatan I Barelang, area lingkungan Masjid Agung Batam.

Baca Juga  Dirut BPJS Kesehatan: Program JKN-KIS Jadi 'Percontohan' dan Pembelajaran Negara Lain

Kemudian Pelantar Pelabuhan Sagulung, Kantor Dinas Perhubungan, stadion Lapangan Bola Bisa, TPU Tanjungpiayu dan Sambau Nongsa. Permintaan tambahan lahan TPU Seitemiang, lahan Pasar Hangtuah Batubesar, lahan Pasar Seroja Sagulung, Pasar Tiban Kampung dan Pasar Seiharapan.

Aset tahap lima, tanah dan bangunan Kantor Pos Pemadam Kebakaran Seipanas, tanah dan bangunan Gedung Beringin Sekupang, tanah perumahan pegawai eks BKKBN di Sekupang.

Kemudian aset tahap enam, TPU Islam Air Raja, TPU Islam Perigi Batu Tanjung Riau, TPU Kampung Telagapunggur, dan TPU Budha, Islam dan Kristen Kampung Sambau.

Direktur Promosi dan Humas Dendi Gustinandar

Kemudian TPU anak Teluk Mata Ikan, TPU Islam Panglong Batubesar, TPU Kaveling Bagan Tanjungpiayu, TPU Kampung Tua Tanjungpiayu, TPU Kampung Tanjungpiayu Laut. TPU Islam dan Makam Tua Belian, TPU Dapur 12 dan TPU lainnya. Total TPU yang diminta sebanyak 16 TPU.

Baca Juga  Relawan Nasi Bungkus Divaksinasi, APINDO Kepri: Terima Kasih Pemerintah dan Pak Wali Kota

Sementara itu, Direktur Promosi dan Humas Dendi Gustinandar saat dihubungi terpisah mengaku pihaknya sudah menerima surat dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan yang intinya permohoan hibah tersebut sudah disetujui oleh pemerintah pusat.

“Dan proses saat ini adalah kita melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Batam untuk menyusun berita acara serah hibah dan naskah perjanjian hibah untuk tahap duanya. Intinya, kita sudah melakukan koordinasi secara intensif dengan Pemko Batam sehingga proses ini bisa segera selesai,” terangnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia