Home » IMI Berharap Provinsi Kepri Miliki Sirkuit Permanen

IMI Berharap Provinsi Kepri Miliki Sirkuit Permanen

Ratusan Pebalap Nasional dan Mancanegara ‘Mengaspal’ di Kepri Motor Sport Party

IDNNews.id, Batam – Ratusan pebalap dari beberapa kota besar di Indonesia hingga Mancanegara, terlihat turun dan meramaikan even Motor Sport Party yang digelar oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri dan Barelang Motor Sport (BMS) di Sirkuit non Permanen Tumenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, Batam, Provinsi Kepri, Sabtu (19/10/2019).

Pada kegiatan yangbdigelar selama dua hari tersebut, tercatat ada beberapa kategori yang diperlombakan.

Diantaranyas Kejuaraan Nasional Drag Bike Final Region 1 Sumatera Putaran 10 (Final Region) IMI Kepri 2019, IMI Kepri Cup Prix Kejuaraan Open Balap Road Race, dan Drag race championship Putaran 2 IMI Kepri 2019.

Ketua IMI Kepri, Usep RS disela-sela kegiatan tersebut mengatakan bahwa sebanyak 324 pebalap dari berbagai Provinsi di Indonesia dan Mancanegara dipastikan turun.

Yang terdiri dari 112 pebalap turun di Road Race, 180 pebalap di Drag Bike dan 32 pebalap di Gokart.

“Dari ratusan peserta tersebut, mayoritas berasal dari pebalap di beberapa Provinsi di Indonesia.seperti dari Kepri, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta. Serta Singapura dan negara tetangga lainnya,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengaku dari sekian pebalap lokal yang ada di Provinsi Kepri dan telah berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan Internasional sangat mendambakan adanya sirkuit permanen. Sehingga nantinya, mereka bisa terus berlatih dan menghasilkan prestasi bergensi lainnya.

“Kami sebenarnya, komunitas otomotif sangat mendambakan sekali adanya sirkuit yang permanen di Kepri. Mengingat, kita (Kepri) termasuk kalah dengan provinsi lain di indonesia. Bahkan di beberapa Provinsi, di setiap kabupaten dan kotanya memiliki sirkuit permanen,” terangnya.

Dan dengan adanya sirkuit permanen ini, setidaknya juga memunculkan nilai tambah di sektor pariwisata. Mengingat, berkaca pada perheltan even Motor GP, dimana 60 persennya adalah penonton dari berbagai negera.

Baca Juga  KPU Terbitkan PKPU yang Memperbolehkan Mantan Koruptor Maju di Pilkada 2020

Sehingga, hak ini memunculkan sebuah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Sport Tourism.

“Untuk itu, kami sangat menginginkan adanya sirkuit permanen ini. Sehingga secara tidak langsung bisa membantu Pemerintah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah secara tidak langsung. Mudah-mudahan Pak Plt Gubernur Kepri dan Romo mendengarkan jeritan hati kami. Bahwa kami komunikasi otomotif di Batam dan Kepri khususnya sangat membutuhkan sirkuit permanen,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto menyambut baik adanya even bergensi tersebut.

Selain bisa menekan angka kecelakaan akibat aksi balap liar, juga bisa memunculkan atlet berbakat.

” Saya menyambut baik adanya even ini. Dimana hal ini sebuah kegiatan yang positif, sehingga bisa menekan aksi balap liar di jalanan. Dan mari kita salurkan bakat ini semua, di tempat yang tepat,” jelasnya.

Dan tentunya, tambahnya, mudah-mudahan di tahun mendatang Kepri akan memiliki sirkuit sendiri.

” Untuk kedepannya, saya rasa tidak terlalu sulit untuk membangun Sirkuit Permanen sepanjang ada kemauan dari kita semua. Dan ini semua demi kemajuan olahraga kita juga dinProvinsi Kepri,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat Kepri hingga unsur Muspida terlihat hadir dalam kegiatan tersebut. Diantaranya Soerya Respationo, Jumaga Nadeak, Widiastadi Nugroho, Asmin Patros, perwakilan dari TNI dan Polri, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Iman Suryanto)


DomaiNesia

Berita Terkait