Home » Indeks Harga Konsumen Kepri Alami Inflasi 0,18 Persen

Indeks Harga Konsumen Kepri Alami Inflasi 0,18 Persen

IDNNews.id, Batam – Januari 2020, Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), untuk kota Batam dan Tanjungpinang menunjukkan inflasi sebesar 0,18 persen.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 103,46 di Desember 2019, menjadi 103,65 di Januari 2020.

Sebagaimana dilansir situs resmi BPS Kepri, Inflasi tahun ke tahun sebesar 1,75 persen. Dari 2 kota IHK di Provinsi Kepri, tercatat Batam dan Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,16 persen dan 0,36 persen.

Dilihat dari kelompoknya, inflasi yang terjadi di bulan Januari 2020 ini disebabkan oleh naiknya indeks 6 kelompok yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 0,69 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,60 persen; kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,13 persen; kelompok kesehatan naik sebesar 0,12 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,04 persen; serta kelompok perlengkapan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya, kelompok transportasi mengalami penurunan sebesar 0,50 persen. Sedangkan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran tidak mengalami perubahan indeks harga.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kepulauan Riau pada Januari 2020 mengalami kenaikan indeks dari 103,46 pada Desember 2019 menjadi 103,65 pada bulan Januari 2020 atau terjadi inflasi sebesar 0,18 persen.

Sementara itu, laju inflasi ‘year on year’ (Januari 2020 dibanding dengan Januari 2019) tercatat sebesar 1,75 persen.

Dari 24 kota IHK di Sumatera, tercatat seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Meulaboh sebesar 1,44 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,08 persen.

Kota Tanjungpinang dan Kota Batam menduduki peringkat ke-18 dan ke-22 dari 24 kota yang mengalami inflasi di Sumatera.

Selanjutnya bila dilihat dari 90 kota IHK, tercatat 79 kota mengalami inflasi dan 11 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Meulaboh sebesar 1,44 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Gorontalo sebesar 0,03 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Bau-bau sebesar 1,39 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Kudus sebesar 0,01 persen.

Kota Tanjungpinang dan Kota Batam dari 79 kota yang mengalami inflasise-Indonesia menduduki peringkat ke 53 dan ke 72. (*)


DomaiNesia

Berita Terkait