Home » Ini Dia Program Prioritas SInergi Kepri terkait Peningkatan Sumber Daya Manusia

Ini Dia Program Prioritas SInergi Kepri terkait Peningkatan Sumber Daya Manusia

LIs Darmansyah
LIs Darmansyah

IDNNews.id, Batam – Diantara Misi Dr. H. Muhammad Soerya Respationo, S.H., M.H dan H. Iman Sutiawan,S.E.,M.M maju pada Pilkada tahun 2020 sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau yaitu “Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang berkompetensi tinggi dan berakhlak, dengan mengembangkan system kesehatan, system pendidikan, menumbuhkan kewirausahaan secara mandiri, dan memperkuat kesetaraan gender serta perlindungan terhadap ibu dan anak dengan mengikutsertakan seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang heterogen serta yang berada di wilayah terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Untuk mendukung Misi tersebut, terdapat beberapa program prioritas khususnya yang menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui urusan Pendidikan yaitu Program Pendidikan Gratis dan Program Pendidikan Unggul hingga Tuntas atau “PINGGUL TUNTAS”.

“Terkait urusan Pendidikan, Pasangan Calon H. Muhammad Soerya Respationo dan H. Iman Sutiawan memiliki beberapa Program Prioritas yaitu Pendidikan Gratis dan Pendidikan Unggul hingga Tuntas atau “PINGGUL TUNTAS”. Untuk Pendidikan Gratis, program ini diarahkan bagi menggratiskan Pendidikan SMU/SMK/Sederajat yang merupakan bagian dari kewenangan Pemerintah Provinsi. Pendidikan Gratis tersebut meliputi semua aspek yang berkaitan dengan pendidikan, mulai dari seragam sekolah gratis, buku-buku pelajaran hingga tidak ada lagi istilah uang SPP yang harus dibayar,” Ujar Lis Darmansyah yang juga Wali Kota Tanjungpinang periode 2013 – 2018.

Baca Juga  Tutup Data Bermasalah, BPJS Kesehatan Non Aktifkan Sementara Kepesertaan Ini
LIs Darmansyah
LIs Darmansyah

Ditambahkannya, bahwa Pasangan Calon Nomor Urut 1, H. Muhammad Soerya Respationo dan H. Iman Sutiawan yang mengusung slogan “SINERGI KEPRI” ini tidak mau ada anak-anak daerah yang putus sekolah karena tidak mampu membayar SPP, atau terhambat hanya karena seragam sekolah maupun karena biaya buku pelajaran, ataupun siswa yang tidak dapat mengambil ijazahnya karna belum membayar kewajiban-kewajiban di sekolah.

Hal-hal seperti itu tidak akan ada lagi. Oleh karena itu pasangan calon ini memastikan bahwa jika masyarakat memberikan amanat, mulai tahun ajaran berikutnya setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri maka Wajib Belajar Menegah Atas, semua gratis dan menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah dengan mengalokasikan anggaran-anggaran yang memadai di setiap sekolah menengah atas sederajat dalam rangka untuk melaksanakan program-program sekolah gratis.

Baca Juga  Cagub Kepri HM Soerya Ajak Implemantasikan Bhineka Tunggal Ika dan Hilangkan Diskriminasi

“Berdasarkan data yang ada, bahwa jumlah sekolah SMU yang ada di Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 148 SMU dengan jumlah siswa sebanyak 47.169 siswa. Adapun untuk SMK terdapat 113 SMK dengan jumlah siswa sebanyak 32.441 siswa, sementara untuk Madrasah Aliyah terdapat 40 Madrasah Aliyah dengan jumlah siswa sebanyak 4.670 siswa. Sehingga akumulasi total siswa SMU/SMK/Sederajat diperkirakan sekitar 84.280 siswa. Kebijakan Pendidikan Gratis tersebut juga akan berlaku bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Provinsi Kepulauan Riau karena merupakan bagian dari Kewenangan Pemerintah Provinsi”

“Adapun untuk Sekolah Swasta, karena bukan merupakan kewenangan dari Pemerintah Daerah maka selama masa Pandemi COVID-19 akan tetap diberikan subsidi untuk masing-masing siswa yang bersekolah di SMU/SMK/MA/SLB Swasta. Hal ini mengingat, masa Pandemi COVID-19 juga berdampak bagi masyarakat disemua kalangan. Adapun besaran subsidi tersebut, akan dihitung nantinya berdasarkan ketersediaan anggaran yang ada,” tambah Lis Darmansyah.

Baca Juga  Pemuda Milenial Ber-SINERGI LUAR BIASA, Siap Menangkan Paslon Soerya – Iman dan Lukita - Basyid

DomaiNesia