Home » Ini Lima Hal yang Menjadi Fokus Polri Berantas Aksi Penyelundupan di Indonesia

Ini Lima Hal yang Menjadi Fokus Polri Berantas Aksi Penyelundupan di Indonesia

IDNNews.id, Batam – Menyikapi kerawanan dan aksi-aksi penyelundupan yang muncul di daerah pantai timur Sumatera meliputi Aceh hingga Natuna di ujung Kepulauan Riau (Kepri), termasuk Selat Malaka menjadi perhatian serius aparat keamanan di Indonesia.

Untuk itu, Kapolri Jendral Tito Karnavian disela-sela kunjungannya ke Batam pada Selasa (15/1), menekankan lima hal yang akan dilakukan Polri terkait dengan pengamanan wilayah pantai timur Sumatera ini. Yakni;

1. Polri akan membantu pihak terkait dalam melakukan sosialisasi di pelabuhan tidak resmi.

Dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut. Dimana merek bersentuhan langsung dengan suplai dari pelaku penyelundupan di jalur tidak resmi ini.

“Para pelaku penyelundup, lari dari pelabuhan resmi ke pelabuhan tidak resmi. Dan banyaknya ke pelabuhan di pantai timur Sumatera, termasuk kepri,” kata Tito.

2. Polri akan memperbanyak patroli di kawasan-kawasan yang telah masuk dalam daerah rawan kasus penyelundupan.

3. Polri akan melakukan deteksi kegiatan penyelundupan ini melalui informasi intelijen.

4. Polri akan memberikan asistensi atau dukungan kepada pihak-pihak terkait, baik BC, TNI, dan lembaga terkait lainnya, dalam upaya melakukan penegahan dan penindakan kejahatan penyelundupan.

“Kelima adalah penindakan itu sendiri, kita fokus pada pantai timur Sumatera. Kita perkuat pantai timur ini untuk mengurangi kerugian negara melalui penyelundupan,” kata Tito.

Hal senada juga diungapkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto yang menyerukan perlawanan terhadap aktivitas penyelundupan dari wilayah perairan Indonesia ini.

“TNI, akan melibatkan berbagai unsur di daerah untuk melakukan patroli. Melalui KRI yang ada di daerah-daerah, melalui kelengkapan alat untuk mendeteksi adanya pelanggaran yang dilakukan kapal-kapal untuk tujuan tindak kejahatan. Akan kita dukung,” jelasnya. (*)


DomaiNesia

Berita Terkait