Jabarkan JKN-KIS, Prof Hasbullah Tabrani: Tidak Ada Negara Bangkrut, Karena Jamin Kesehatan Warganya - IDNNews
Home » Jabarkan JKN-KIS, Prof Hasbullah Tabrani: Tidak Ada Negara Bangkrut, Karena Jamin Kesehatan Warganya

Jabarkan JKN-KIS, Prof Hasbullah Tabrani: Tidak Ada Negara Bangkrut, Karena Jamin Kesehatan Warganya

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

IDNNews.id, Batam – “Kesehatan itu nomor satu”. Itulah kesan pertama yang didapat saat mendengar Profesor Hasbullah Thabrany, Pakar Asuransi Kesehatan saat menjadi narasumber dalam diskusi secara online bertemakan “Mengapa kita menjadi peserta JKN-KIS” dalam sebuah Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan Tahun 2020 yang digelar di Kantor BPJS Kota Batam, Kamis (22/10/2020) pagi.

Mengingat, hal tersebut dipandang perlu dimana masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya, mengapa harus menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)? Terlebih lagi dalam kondisi sehat sehingga hampir tidak pernah menggunakan layanan kesehatan.

Ilustrasi layanan BPJS Kesehatan

Untuk itu, perlu adanya pelurusan informasi kepada masyarakat terkait manfaat dan kegunaan dari program JKN-KIS ini. Dan menurutnya, program kepesertaan di JKN dan KIS ini sangat penting dan bisa dibilang wajib untuk semua masyarakat dalam hal kepesertaan.

Baca Juga  Soerya Respationo Ingatkan Caleg PDI Perjuangan di Karimun untuk 'Jaga' dan Perhatikan Kundur

“Mengapa harus Wajib, karena memang Undang-Undang yang mewajibakannya. Terlebih lagi banyak manfaat yang diberikan dari program ini,” jelas Prof Hasbullah Thabrany.

Pihaknya pun menyebutkan bahwa mekanisme dalam JKN-KIS mirip dengan zakat. Dimana masyarakat yang mampu wajib membayar iuran, sementara yang tidak mampu akan dibayarin oleh Negara dan Pemerintah.

“Kebutuhan dasar kesehatan diatas segala kebutuhan lainnya. Terlebih lagi dana yang ada tersebut bukan milik BPJS Kesehatan. Akan tetapi milik kita semua, makanya namanya dana masyarakat yang dikelola oleh Pemerintah. Intinya, tidak ada negara yang bangkrut karena menjamin kesehatan seluruh warga negaranya. Dan tidak ada istilah ‘berhenti’ dari JKN-KIS, kecuali berhenti jadi WNI dan keluar dari NKRI,” tegasnya.

Baca Juga  Tekan Angka Covid-19, Pemerintah Potong Libur Akhir Tahun Tiga Hari

Sebagaimana diketahui, dalam program JKN dan KIS memiliki beberapa manfaat. Mulai dari Protection, Sharing, dan Compliance.

Dimana, Protection berarti melindungi diri dan keluarga ketika sakit, terutama sakit berbiaya mahal. Saat dalam keadaan sehat, tentu jaminan kesehatan tidak dibutuhkan. Namun ketika sakit, maka kemungkinan akan ada konsekuensi biaya yang ditanggung dan nominalnya tidak bisa diperkirakan. Disinilah proteksi dibutuhkan untuk menghindari diri dan keluarga dari sadikin (sakit sedikit miskin).

Kemudian, Sharing berarti sekeluarga dapat membantu yang sakit jika kita tetap sehat atau tidak memanfaatkan JKN-KIS. Sebelum ada Program JKN-KIS, banyak masyarakat yang sakit tidak mampu berobat karena kendala uang.

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

Kini, Program JKN-KIS membuat keuangan masyarakat yang sakit terselamatkan. Di sinilah kehadiran kita sebagai peserta yang sehat memberi arti bagi orang lain yang sakit melalui iuran JKN-KIS yang dibayarkan setiap bulan.

Baca Juga  Kota Batam Terima Dana Transfer Rp1,036 Triliun dari Pusat

Sedangkan Compliance, berarti kita sekeluarga taat sebagai warga negara yang menjalankan kewajiban untuk menjadi Peserta JKN-KIS sesuai Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. (Iman Suryanto)


DomaiNesia